Gerakan Rabu Biru (GRB) Relawan Solidaritas Siap Mendukung Prabowo – Sandi

Trenddjakarta.com – Gerakan Rabu Biru adalah sebuah gerakan lintas Ormas dari relawan Milenial yang anggotanya terdiri dari para Perempuan dan Laki Laki yang mendukung Prabowo – Sandi sebagaimana yang dijelaskan Rizki sebagai Ketua dari Melati Putih Indonesia  (MPI) Milenial. “Gerakan Rabu Biru ini adalah relawan pendukung Prabowo –  Sandi yang sudah berdiri 3 bulan yang lalu, dibawah komando Ibu Vivi Susanti, Koordinator Gerakan Rabu Biru yang dipertanggung jawabkan dari ormas Melati Putih Indonesia (MPI ) yang bergerak untuk memenangkan Bapak Prabowo dan Bang Sandi      ” jelas Rizki dalam wawancara kami.

“Pertama organisasi ini terbentuk dari Perempuan dan Laki laki yang mendukung Prabowo Sandi, adalah lintas ormas mengajak ormas ormas lainnya relawan di Jakarta dan seluruh Indonesia untuk bergabung mendukung Prabowo Sandi”ujar Rizki  yang menjelaskan bahwa  awal berdirinya Gerakan Rabu Biru tanggal 14 September 2018 kemaren, yang sudah menyebar diseluruh Indonesia. Jawa. Sumatera dan Sulawesi terutama di Jakarta .                          

Pada kesempatan yang sama Koordinator Vivi Susanti menyambut hal yang sama dikatakan bahwa Gerakan Rabu Biru adalah gerakan solidaritas semua relawan simpatisan Prabowo – Sandi, kita berkumpul disuatu tempat bertemu dan saling  berkomunikasi untuk bisa bagaimana untuk berkampanye berikutnya, jadi tahap kita adalah konsolidasi” ujarnya pada bincang bincang kami mewawancarai lewat telpon dari Foodcourt Mall Botani, Bogor pada Rabu 31/10/2018.
Gerakan Rabu Biru hari ini diikuti oleh berbagai ormas di wilayah wilayah Indonesia lainnya sperti Bandung di Cywalk dan Trans Studio Mall, Medan, Aceh, Lampung, Banten.

Vivi menjelaskan lebih lanjut program  Gerakan Rabu Biru  akan swepping ketempat yang belum dijangkau seperti di tempat para nelayan, Petani bahkan di Gunung untuk bisa masyarakat didaerah lebih mengenal Prabowo – Sandi dan mendukung. Jelasnya, dan mengharap untuk generasi muda agar berkampanye dengan damai dan tenang dengan cara politik demokrasi.


Demikikian penyampaian dari mereka berdua yang mengakhiri wawancara kami.  (Td/Mulyadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *