Film Persahabatan “Mia And The White Lion” Segera Tayang Di Bioskop Anda

Trenddjakarta.com – Kisah persahabatan selalu menarik untuk diangkat menjadi sebuah film. Tak hanya persahabatan antar manusia, persahabatan antara manusia dan hewan pun tak kalah menarik untuk diceritakan melalui sebuah film. Kalau Anda termasuk penggemar film yang mengangkat tema persahabatan manusia dengan hewan, ada satu film yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Mia and The White Lion! Berikut sinopsis ceritanya,

Mia and The White Lion merupakan film yang menceritakan persahabatan Mia Owen (Daniah De Villiers), seorang gadis berusia 11 tahun, dengan seekor singa putih bernama Charlie. Awalnya, Mia tidak terlalu tertarik dengan kehadiran Charlie sebab ia masih merasa kecewa akan kepindahan keluarganya dari London ke Afrika Selatan. Namun, entah mengapa singa putih ini selalu berusaha mendekati Mia dan mengajaknya bermain. Akhirnya, Mia pun semakin dekat dan tidak bisa lepas dari Charlie.
3 tahun berjalan, Charlie tumbuh menjadi singa dewasa. Ukurannya tidak lagi kecil dan mulai menunjukkan sifat aslinya sebagai hewan liar. Khawatir dengan keselamatan Mia dan seluruh keluarganya, ayah Mia (Langley Kirkwood) memutuskan untuk memasukkan Charlie ke dalam kandang dan mengancam akan menjual Charlie bila Mia tidak patuh dengan aturan tersebut. Sayangnya, Mia terus melanggar dan membuat tekad ayahnya untuk menjual Charlie semakin bulat. Merasa hal ini tidak adil, Mia pun berusaha untuk membebaskan dan mengembalikan Charlie ke alam bebas.

Sulit untuk jatuh cinta dengan film ini apabila Anda hanya menyaksikannya, tanpa tahu proses pembuatannya. Saya pribadi menjadi lebih kagum dengan film ini semenjak mengetahui proses pembuatannya. Bayangkan saja, Mia and The White Lion dibuat selama hampir 3 tahun dan menggunakan hewan-hewan yang sama sepanjang proses shooting film. Tujuannya adalah untuk membangun ikatan antara para pemain dengan para hewan. Tak heran jika chemistry Mia dan Charlie sangat terasa di film ini. Proses pembuatan Mia and The White Lion juga melibatkan Kevin Richardson, seorang “Lion Whisperer” yang mengawasi interaksi antara Charlie dengan seluruh kru film yang terlibat. Meskipun belum bisa dibilang sempurna, sebenarnya film Mia and The White Lion masih terasa cukup menghibur. Khusus untuk Anda yang pecinta hewan, sebaiknya tidak melewatkan film yang satu ini. Mia and The White Lion akan tayang di bioskop kesayangan Anda dalam waktu dekat ini.(Td/Alvin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *