2 Aktor Laga Indonesia Yayan Ruhian & Cecep Arif Rahman Terlibat Di Film JHON WICK Chapter 3

Trenddjakarta.com – Film action thriller John Wick : Chapter 3 – Parabellum produksi terbaru Summit Entertainment – Lionsgate akan release internasional serentak pada Jumat 17 Mei 2019. Film yang melibatkan dua aktor laga Indonesia, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, itu untuk pertama kalinya ditayangkan dalam Gala Premier di Plaza Indonesia XXI Jakarta, Selasa 14 Mei 2019. Film yang akan tayang di Indonesia mulai Rabu, 15 Mei 2019 ini merupakan kelanjutan dari John Wick (2014) dan John Wick: Chapter 2 (2017) yang juga diperankan Keanu Reeves.

Pada kesempatan Gala Premier di Plaza Indonesia XXI, itu hadir aktor Yayan Ruhian yang memerankan Shinobi 2, dan aktor Cecep Arif Rahman (Shinobi 1), bersama ratusan undangan dan perwakilan media massa. Kedua aktor internasional asal Indonesia itu juga sempat menggelar konferensi pers sebelum berbuka puasa.

MINI-BIO YAYAN RUHIAN

Yayan Ruhian, lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 19 Oktober 1968. Pecinta Pencak Silat dan pelbagai cabang olahraga bela diri ini kemudian menjadi pelatih profesional olahraga bela diri. Ia juga dikenal sebagai pelatih pernapasan tenaga dasar untuk menjaga kondisi tubuh menghadapi pelbagai tantangan. Pada 1988, ia mulai melatih di Perguruan Silat Tenaga Dasar Indonesia (Inner Breathing Technique Silat School in Indonesia). Selama itu ia kerap mengajar di pelbagai kota dan luar negeri.

Yayan termasuk tim demonstrasi pencak silat dalam Festival des Arts Martiaux de Paris Bercy di Paris, Perancis. Ia juga ikut serta di Institute Judo Paris, Perancis, untuk memperagakan Silek Minang (Silat Minang, Sumatra Barat). Pada 2008, ia diajak menjadi koreografer dalam film Merantau khusus untuk Silat Harimau dan Silat Minang. Ketika mencari pemeran Eric, sutradara Gareth Evans kesulitan mendapatkan aktor yang bisa akting sekaligus pesilat. Yayan Ruhian pun ikut audisi dan kemudian mendapatkan peran itu.

Yayan Ruhian adalah pelatih Pencak Silat yang sangat dihormati dan berkeliling Eropa, serta menjadi salah seorang pesilat yang didokumentasikan oleh European Pencak Silat website Saudara Kaum (Perancis). Keahliannya diawali setelah ia belajar Silat Cimande dan Panglipur Garut. Dalam salah satu wawancaranya dengan sebuah media di Indonesia, ia mengaku berusia 41 tahun dan anaknya tidak setuju ia berperan sebagai tokoh jahat dalam film The Raid. Sejak kecil ia mengidolakan Bruce Lee dan memiliki sejumlah poster Bruce Lee di kamarnya. Selain akting dan mengajar silat, ia juga mengajar Bahasa Inggris di sekolah menengah pertama.

MINI-BIO CECEP ARIF RAHMAN

Cecep Arif Rahman lahir di Garut, Jawa Barat pada 18 Agustus 1972. Ia dikenal sebagai salah seorang pelatih Pencak Siulat terbaik dan dihormati. Ia berkeliling dunia untuk mempromosikan silat dan mengajar pelbagai olahraga bela diri di banyak perguruan. Ia memenagi sejumlah medali dalam turnamen beladiri, tidak hanya di Indonesia tapi juga di Thailand dan Perancis.

Cecep memiliki perguruan silat Kasundan di Sucinaraja, Garut, Jawa Barat. Ia mengajar di Panglipur, yang menciptakan sistem silat Jawa Kuna dan Sumatra. Ia menyelenggarakan acara untuk mempromosikan pencak silat melalui Kasundan International Silat Camp setiap April-Mei sejak 2018.

Cecep mulai terlibat dalam industri film dalam The Raid 2 (2014) sebagai tokoh The Assassin, dan sejak itu karirnya terus melesat. Ia ikut dalam Star Wars : The Force
Awakens sebagai Crokind Shand (2016). Film-film lainnya adalah 3 – The Movie, Skakmat dan Juara, John Wick 3 dan Gundala yang segera beredar. Salah satu tujuannya ikut dalam industri film adalah untuk mepromosikan Pencak Silat kepada generasi muda Indonesia dan ke seluruh dunia. Selain akting dan melatih, ia juga mengajar bahasa Inggris di kota kelahirannya Garut.(Td/Al)

Posted by admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *