
trenddjakarta.com, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa seorang perwira harus memiliki cara pandang yang visioner serta mampu hadir sebagai motor penggerak satuan, pembentuk semangat juang prajurit, dan teladan di lingkungannya.
Hal tersebut di sampaikan Kasad saat melantik 1.268 Perwira Remaja TNI Angkatan Darat. Yang terdiri dari lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Gelombang II dan Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD Tahun 2025. Upacara pelantikan di gelar dengan khidmat di Lapangan Krida Wiradhika, Secapaad Bandung, Selasa (21/10/2025).
“Hadirlah sebagai sosok perwira yang visioner dan mampu menjadi agen perubahan. Motor penggerak budaya kerja yang sehat, dan penjaga semangat juang satuan,” tegas Kasad.
Upacara yang di tandai dengan pengambilan sumpah perwakilan siswa ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya perwira-perwira muda Angkatan Darat. Mereka kini resmi mengemban amanah dan tanggung jawab baru sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira remaja yang baru di lantik. Ia juga mengajak para perwira remaja untuk mensyukuri momen ini. “Keberhasilan menempuh pendidikan tanpa kendala berarti, merupakan bukti kerja keras dan ketekunan yang tentunya patut di syukuri dan di jadikan motivasi untuk menapaki jenjang pengabdian yang lebih tinggi sebagai seorang Perwira TNI Angkatan Darat,” ujar Kasad.
Kasad juga menekankan pentingnya kepemimpinan lapangan yang humanis namun tegas, serta kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Baik dalam menjalankan Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam tugas-tugas kemanusiaan.
Lebih lanjut, Kasad berpesan agar ilmu dan keterampilan yang telah di peroleh selama mengikuti pendidikan di Secapa AD di jadikan sebagai landasan dalam membangun profesionalisme & visioner. Sekaligus fondasi untuk menempuh pendidikan kecabangan lanjutan. Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien.
“Perwira TNI Angkatan Darat masa kini harus menguasai teknologi untuk mendukung tugas operasional maupun administratif secara profesional. Manfaatkan kemajuan teknologi seperti digitalisasi dan sistem komunikasi modern,” pesan Kasad.
Pelantikan tersebut turut di hadiri para pejabat utama TNI AD, Komandan Kodiklatad, Gubernur Jawa Barat, serta keluarga dan orang tua para lulusan. Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi penyematan tanda pangkat Letnan Dua kepada perwakilan lulusan terbaik.
Adapun dari total 1.268 lulusan, sebanyak 1.008 orang merupakan lulusan Di ktukpa Gelombang II. Yang terdiri dari 978 pria dan 30 Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sedangkan 260 orang merupakan lulusan Di ktukpasus. Lulusan terbaik Di ktukpa Gelombang II di raih oleh Letda Inf Ramadhan N dari Kopassus dan Letda (K) Caj Dwi Sulistyowati dari Di tajenad. Sementara lulusan terbaik Di ktukpasus di raih Letda Arm Afrizal dari Kodam Jaya. (***)
Sumber : Dispenad




