
trenddjakarta.com – Bergerak cepat pasca kesuksesan penerbitan Obligasi Berkelanjutan Perdana yang di jamin penuh oleh CGIF & ADB, PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI). Yang di mana hari ini mengumumkan flagship project terbarunya: “The Vertical Oasis”. Proyek ini di gadang-gadang sebagai manifestasi nyata dari revolusi Eco-Luxury dan akan menjadi hotel berstandar Net-Zero Carbon pertama di Indonesia. Dan yang operasionalnya di kendalikan penuh oleh Artificial Intelligence (AI).
Inisiatif ini merupakan realisasi langsung dari komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) perseroan. Di mana teknologi dan alam di satukan untuk menciptakan aset properti bernilai tinggi di masa depan.
Industri perhotelan seringkali menjadi penyumbang emisi karbon yang signifikan. Pollux mendobrak stigma tersebut dengan memperkenalkan konsep “Living Architecture”. Hotel ini bukan sekadar bangunan, melainkan ekosistem hidup yang memproduksi energinya sendiri dan mengelola limbah secara mandiri (zero-waste).
Fasad Bio-Solar Hibrida: Seluruh eksterior gedung akan di lapisi oleh transparent solar glass dan ribuan tanaman endemik yang berfungsi sebagai penyaring udara alami. Teknologi ini memungkinkan gedung memproduksi 40% kebutuhan listriknya sendiri. Dan sekaligus menurunkan suhu mikro di sekitar area hotel hingga 3°C.
Sistem Saraf Digital (AI Core): Berbeda dengan smart hotel biasa. The Vertical Oasis menggunakan sistem saraf pusat berbasis AI yang memprediksi kebutuhan tamu. Lampu, suhu, dan penggunaan air di sesuaikan secara real-timeberdasarkan okupansi dan pola cuaca. Menekan pemborosan energi hingga 60% di banding hotel konvensional.
Hyper-Local Circular Economy: Restoran hotel akan mengadopsi konsep Farm-to-Table yang radikal. Menggunakan bahan pangan yang di tanam di sky-farm hidroponik di atap gedung. Serta mengolah sisa makanan menjadi kompos energi untuk operasional gedung.
“Dukungan finansial dari CGIF dan ADB bukan untuk disimpan, melainkan untuk menciptakan standar baru. Dengan ‘The Vertical Oasis’, kami tidak lagi berbicara tentang mengurangi dampak negatif, tetapi menciptakan dampak positif (regeneratif). Ini adalah jawaban Pollux terhadap tuntutan pelancong global Gen-Z dan Milenial yang menginginkan kemewahan tanpa rasa bersalah (guilt-free luxury).” Tegas Handoyo, CEO/Direktur Pollux Hotels Group dalam keterangannya, Jumat 9 Januari 2026.
Peluncuran proyek ini di prediksi akan meningkatkan valuasi aset jangka panjang Pollux karena efisiensi operasional yang ekstrem (OPEX rendah) dan daya tarik pasar Internasional yang tinggi. Pollux menargetkan sertifikasi EDGE Advanceddan Greenship Platinum untuk proyek ini. Menjadikannya aset ‘Emas Hijau’ di portofolio perusahaan.
CEO CGIF Hongwei Wang menambahkan. Penjaminan penuh di berikan berdasarkan keyakinan terhadap posisi pasar Pollux yang di nilai solid. Serta konsistensi Perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik.
Ke depan, dengan tambahan pendanaan tersebut, Pollux menargetkan percepatan transformasi menuju konsep eco-luxury, yakni pengembangan hotel dan properti yang memadukan layanan premium dengan tanggung jawab lingkungan. Manajemen menilai langkah ini sejalan dengan tren global pembiayaan hijau dan berpotensi menjadi katalis bagi industri perhotelan dan properti nasional untuk memanfaatkan instrumen green financing.
Pollux Hotels Group merupakan pengembang dan operator properti yang memiliki portofolio hotel, apartemen servis, dan properti komersial di sejumlah kota besar Indonesia. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan inovasi, kualitas layanan, serta prinsip keberlanjutan dalam pengembangan bisnis ke depan.
(***)





