
trenddjakarta.com – Penyakit Herpes Zoster atau cacar api masih kerap di anggap sepele, padahal dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup, terutama pada orang dewasa dengan penyakit penyerta. Menyikapi hal tersebut. Rumah Sakit Siloam Lippo Village bersama GSK Indonesia dan Maia Estianty mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cacar api melalui edukasi kesehatan dan pencegahan sejak dini.
Seiring bertambahnya usia, daya tahan tubuh manusia secara alami mengalami penurunan atau age-related immunity decline. Kondisi ini membuat orang dewasa lebih rentan terhadap infeksi, termasuk reaktivasi Virus Varicella Zoster yang menyebabkan cacar api. Penyakit ini umum terjadi pada usia lanjut, namun risikonya meningkat pada individu dengan penyakit penyerta. Seperti diabetes, penyakit jantung, gangguan ginjal, kanker, dan penyakit autoimun.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Siloam Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR, menjelaskan bahwa salah satu komplikasi paling sering terjadi adalah nyeri pascaherpes (NPH). “Nyeri ini bisa sangat mengganggu dan berlangsung lama, bahkan setelah ruam sembuh. Banyak pasien mengalami penurunan kualitas hidup, mulai dari gangguan tidur hingga produktivitas harian,” ujarnya.
Melalui kampanye “Ageing Gracefully”, Maia Estianty menekankan pentingnya menjaga kesehatan agar tetap aktif dan produktif di usia dewasa. “Menjaga pola hidup sehat dan berkonsultasi dengan dokter, termasuk soal vaksinasi, adalah langkah penting agar kita tetap bisa menikmati momen berharga bersama keluarga,” ungkapnya.
Sesuai rekomendasi Satgas Imunisasi PAPDI 2025, vaksin Herpes Zoster di anjurkan bagi kelompok berisiko. GSK Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung edukasi publik, memperluas akses informasi. Serta mendorong pencegahan cacar api demi kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik.
(Td/Gi)







