
trenddjakarta.com, Jakarta – Aktor Rezky Aditya resmi memperkenalkan lapangan padel terbarunya bertajuk Monarch Padel yang berlokasi di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Menggandeng firma arsitektur Delution. Ini di rancang dengan pendekatan arsitektur tropis kontemporer yang menghadirkan suasana sejuk, teduh, serta di penuhi pencahayaan alami.
Monarch Padel menghadirkan tiga lapangan padel berstandar Internasional yang di lengkapi beragam fasilitas penunjang. Seperti area parkir, toilet, hingga musala. Seluruh fasilitas tersebut di rancang untuk memberikan pengalaman berolahraga yang nyaman dan premium bagi para penggunanya.
Setiap detail desain di perhitungkan secara matang, mulai dari area permainan hingga ruang pendukung. Tujuannya adalah memastikan kenyamanan maksimal, baik bagi pemain maupun pengunjung yang datang untuk bersantai dan bersosialisasi.
Secara arsitektural, massa bangunan Monarch Padel menonjolkan deretan atap pelana berulang yang menciptakan ritme visual kuat. Yang sekaligus membentuk siluet bangunan yang ikonik. Elemen ini tidak hanya berfungsi secara estetis, tetapi juga berperan penting dalam konteks iklim tropis dengan memaksimalkan ventilasi silang. Serta pencahayaan alami ke seluruh area lapangan. Alhasil, sirkulasi udara tetap terjaga dan suhu ruang terasa stabil sepanjang hari.
Pada bagian fasad, Delution memadukan material roster, elemen krawang. Serta polikarbonat yang di susun secara miring. Penggunaan material tersebut menghadirkan tekstur khas arsitektur tropis sekaligus menciptakan keseimbangan antara keterbukaan ruang dan privasi aktivitas di dalam lapangan.
Di bangun di atas lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi. Monarch Padel tidak hanya di rancang sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang komunal yang nyaman untuk bersosialisasi dan membangun koneksi antarkomunitas padel. Tata ruang yang terbuka, aliran udara yang lancar, serta area komunal yang terintegrasi dengan lapangan menjadi bagian dari konsep tersebut.
Rezky Aditya menyebut Monarch Padel di rancang sebagai ekosistem padel yang lengkap dan berkelanjutan. Salah satunya melalui kehadiran Monarch Padel Academy yang di dukung oleh pelatih-pelatih tersertifikasi dari Spanyol, negara asal olahraga padel.
Selain itu, tersedia pula Monarch Padel Court yang di tujukan bagi pemain level intermediate hingga profesional, dengan kualitas lapangan dan fasilitas yang di rancang untuk menghadirkan pengalaman bermain kelas premium.
“Dengan seluruh ekosistem di Monarch Padel, kami ingin membuktikan bahwa padel bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari gaya hidup modern,” ujar Rezky.
Ke depannya, Delution juga berencana mengembangkannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, serta Raden Inten, Jakarta Timur. Melalui proyek ini, Delution kembali menegaskan reputasinya sebagai firma arsitektur yang mampu menerjemahkan visi klien ke dalam karya yang fungsional, ikonik, dan kontekstual. Pendekatan tropis kontemporer yang di hadirkan tak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga membangun pengalaman ruang yang nyaman dan berkarakter. (Td/Gi)






