
trenddjakarta.com, Tapanuli Tengah — Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan berhasil memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP Swasta Fransiskus Pandan dan SMA Fransiskus kini kembali berjalan normal, Kamis (29/1/2026).
Pemulihan di lakukan secara menyeluruh di SMP Swasta Fransiskus Pandan yang berada di Kelurahan Aek Tolang, Kecamatan Pandan. Yang melalui kerja Satgas Gulbencal bersama personel Kodim 0211/TT dan Yon TP 905. Pembersihan di fokuskan pada ruang kelas, halaman sekolah, perlengkapan belajar, kamar mandi, pagar. Serta pengecatan ruang guru dan ruang kelas yang sempat terdampak lumpur banjir.
Kegiatan serupa juga di laksanakan di SMA Fransiskus yang berada di Kecamatan Tukka. Babinsa Kodim 0211/TT bersama personel Yon TP 905/TS membersihkan ruang belajar, dapur asrama, ruang makan, kamar tidur, teras, serta meja dan kursi sekolah. Selain itu, di lakukan pengecatan ruangan, pembersihan kamar mandi dan parit. Serta perataan tanah halaman sekolah dengan menggunakan alat berat.
Berbagai peralatan, mulai dari alat manual hingga alat berat, di kerahkan untuk mempercepat proses pemulihan. Agar seluruh fasilitas pendidikan kembali bersih, aman, dan layak di gunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Dengan rampungnya kegiatan tersebut. Kini kedua sekolah yang sebelumnya terdampak banjir kini telah siap di gunakan secara normal, sehingga proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung tanpa kendala.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa keterlibatan Satgas Gulbencal merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan sarana pendidikan pascabencana. Upaya ini di lakukan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali berjalan. Dan yang sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa.(***)
Sumber : Dispenad





