
trenddjakarta.com, Jakarta, 13 Maret 2026 – Sampoerna Academy, sebagai penyedia pendidikan kelas dunia dan pelopor pendidikan STEAM di Indonesia, kembali menggelar STEAM Inter-School Competition 2026 bertajuk “Inventing Tomorrow”. Kompetisi ini merupakan ajang adu inovasi antar sekolah dari berbagai daerah di Indonesia di bidang STEAM yang terbagi ke dalam beberapa jenjang pendidikan. Sebagai bagian dari rangkaian STEAM Expo 2026 yang di gelar di Sampoerna Academy L’Avenue. Kompetisi ini turut menghadirkan kolaborasi strategis bersama Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Di mana untuk membangun ekosistem pembelajaran yang menjembatani dunia pendidikan dengan komunitas ilmuwan dan peneliti.
Sampoerna Acadeny STEAM Inter-School Competition 2026 merupakan pengembangan dari rangkaian STEAM Expo yang secara konsisten di selenggarakan setiap tahun sebagai ruang apresiasi dan eksplorasi inovasi siswa. Program ini menghadirkan kompetisi antar sekolah dari berbagai daerah di Indonesia untuk beradu kreativitas dan inovasi di bidang STEAM. Melalui inisiatif ini, Sampoerna Academy memperluas akses bagi sekolah dan siswa di seluruh Indonesia. Yaitu untuk terlibat dalam pengalaman pembelajaran yang aplikatif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Di rancang sebagai wadah lahirnya solusi kreatif atas berbagai tantangan nyata, STEAM Inter-School Competition 2026 mendorong peserta untuk mengintegrasikan sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pembelajaran yang holistik. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir, mengasah kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi. Serta kolaborasi sebagai keterampilan esensial yang di butuhkan untuk bersaing dan berkontribusi di era global yang dinamis.
Piero Botha selaku Principal of Sampoerna Academy L’Avenue mengatakan. “Melalui STEAM Inter-School Competition 2026, kami ingin mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga pencipta solusi. Tema ‘Inventing Tomorrow’ mencerminkan komitmen kami untuk menumbuhkan generasi yang berani bereksperimen, berpikir kritis, dan menghadirkan inovasi yang relevan bagi masa depan Indonesia. Kolaborasi bersama ALMI semakin memperkaya pengalaman ini dengan menghadirkan perspektif ilmiah yang autentik bagi para siswa.”
Mengusung tema “Inventing Tomorrow”, kompetisi ini selaras dengan visi Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dalam mendorong kemajuan riset dan inovasi nasional, sekaligus berkontribusi pada terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global. Keterlibatan ALMI, baik sebagai mitra strategis maupun dewan juri, semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan kompetisi serta memastikan bahwa setiap inovasi yang di hadirkan siswa relevan dengan tantangan dan kebutuhan masa depan.
Melalui sinergi ini, kompetisi tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga ruang pembelajaran. Yaitu yang menghadirkan perspektif ilmiah dan pendekatan berbasis riset secara langsung dari para ilmuwan muda Indonesia. Kolaborasi tersebut di harapkan mampu menjembatani dunia pendidikan dengan komunitas peneliti. Dan sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sains dan inovasi sebagai fondasi penting dalam pembangunan masa depan Indonesia.
Prasanti Widyasih Sarli, perwakilan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), menegaskan komitmen ALMI untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang membuka ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dalam sains dan inovasi.
“Kami melihat penyelenggaraan rangkaian kegiatan STEAM Expo sebagai inisiatif strategis dalam membangun ekosistem sains sejak dini. Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang yang mampu menghadirkan sains dan teknologi secara menarik, kontekstual, dan relevan bagi generasi muda. Kolaborasi lintas institusi seperti ini menjadi kunci agar talenta sains dapat berkembang dalam lingkungan yang suportif dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi ini terus di perkuat sehingga semakin banyak anak Indonesia yang percaya diri untuk berinovasi dan berkontribusi bagi masa depan bangsa. ALMI siap berperan sebagai mitra dalam memperkuat jejaring. Dan menghadirkan inspirasi dari para ilmuwan muda, serta mendorong integrasi antara pendidikan, riset, dan kebutuhan masyarakat,” ujar Prasanti.
Sebanyak 123 karya berhasil di terima dalam STEAM Inter-School Competition 2026. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih 31 finalis terbaik yang terbagi dalam tiga kategori. Yaitu Primary School (Grade 5–6), Middle School (Grade 7–9), dan High School (Grade 10–12). Para finalis berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, Pekanbaru, Sidoarjo, Malang, hingga Palembang. Tiga pemenang terbaik dari masing-masing kategori akan membawa pulang medali, sertifikat, serta hadiah uang tunai. Yaitu dengan total jutaan rupiah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan solusi inovatif yang mereka hadirkan.
“Kami bangga melihat semangat inovasi yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Ini membuktikan bahwa potensi generasi muda kita sangat besar. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka memiliki akses, bimbingan, dan ekosistem yang tepat. Yang untuk terus berkembang dan membawa Indonesia menjadi bangsa yang unggul di bidang sains dan teknologi. Kami percaya, ketika siswa di beri kesempatan untuk bereksplorasi dan di uji dengan standar yang tinggi, mereka akan tumbuh menjadi inovator yang siap menjawab tantangan masa depan,” tutup Piero.
(***)







