
trenddjakarta.com – Adrian Martadinata bersama Giovani Biga resmi merilis single terbaru berjudul “Jayalah Indonesiaku”. Lagu ini menjadi sebuah karya yang tidak hanya menghadirkan keindahan musikal, tetapi juga membawa semangat persatuan, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Indonesia melalui pendekatan yang hangat dan penuh makna.
“Jayalah Indonesiaku” hadir sebagai refleksi sederhana namun kuat tentang kebersamaan. Melalui lirik seperti “Kita semua satu nada, satu suara Indonesia” dan “Mari katong basudara, mung musik milik kita”. Lagu ini menyuarakan pesan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai perbedaan. Dengan nuansa yang uplifting dan penuh harapan, lagu ini mengajak pendengarnya untuk kembali merasakan makna persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Secara musikal, lagu ini di produseri dan di aransemen oleh Muhammad Haekal, dengan Christian Bong sebagai Executive Producer sekaligus penulis lagu. Aransemen yang di bangun terasa sederhana namun emosional. Di perkaya dengan sentuhan violin dari Giovani Biga yang memberikan dimensi rasa yang lebih dalam. Vokal khas Adrian Martadinata yang hangat berpadu dengan permainan biola yang ekspresif. Menciptakan harmoni yang menyentuh sekaligus membangkitkan semangat.
Menariknya, terdapat fun fact dalam proses kreatif lagu ini, di mana beberapa nada yang di gunakan terinspirasi dari lagu kebangsaan Indonesia Raya. Sentuhan ini menjadi elemen simbolik yang memperkuat identitas nasional dalam karya “Jayalah Indonesiaku”. Dan sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan musik Indonesia.
Christian Bong mengungkapkan. “‘Jayalah Indonesiaku’ lahir dari rasa hormat yang dalam terhadap warisan musik Indonesia. Empat nada pertama lagu ini saya ambil langsung dari Indonesia Raya. Yang sebuah penghormatan tulus kepada W.R. Supratman, sosok yang menjadi alasan mengapa kita merayakan Hari Musik Nasional setiap tahunnya.
Yang membuat proyek ini semakin istimewa adalah kehadiran Adrian Martadinata. Di mana beliau cucu langsung Laksamana RE Martadinata, salah satu pahlawan nasional Indonesia. Ketika Adrian menyanyikan lagu ini, ada dimensi historis yang berbeda. Ini bukan sekadar kolaborasi musikal, ini adalah kesinambungan semangat kepahlawanan yang mengalir lewat nada dan suara. Bersama Giovani Biga di biola, kami ingin menciptakan karya yang sederhana tapi jujur. Yaitu lagu yang bisa di nyanyikan bersama oleh siapa saja, dari generasi mana pun, dari sudut mana pun di Indonesia. Karena pada akhirnya, musik adalah bahasa yang paling demokratis.”
Adrian Martadinata sendiri di kenal sebagai musisi serba bisa yang telah lama berkiprah di industri musik Indonesia. Lahir di California pada tahun 1981, ia di kenal sebagai vokalis utama salah satu band terkemuka di Indonesia. Yang sekaligus aktif sebagai produser musik, songwriter, hingga music director untuk berbagai proyek. Sementara itu, Giovani Biga merupakan salah satu violinist muda paling menonjol di Indonesia saat ini. Dengan rekam jejak prestasi internasional serta dedikasi dalam mengembangkan musik klasik agar lebih dekat dengan generasi muda.
Melalui kolaborasi ini, keduanya menghadirkan karya yang tidak hanya indah secara musikal, tetapi juga sarat makna. Adrian Martadinata mengungkapkan
“Bagi saya, menyanyikan ‘Jayalah Indonesiaku’ bukan sekadar berkarya, tapi sebuah penghormatan. Saya sangat semangat karena lagu ini di dedikasikan untuk Hari Musik Nasional dan mengenang jasa W.R. Supratman. Terima kasih Indomusikgram sudah mempercayakan saya. Meski liriknya sederhana, maknanya sangat dalam dan nasionalis. Kolaborasi dengan Giovani Biga di biola benar-benar memberikan sentuhan emosional yang luar biasa pada lagu ini.”
Senada dengan itu, Giovani Biga juga menyampaikan.
“Bagi saya, lagu ‘Jayalah Indonesiaku’ adalah sebuah doa dan pengingat bahwa sejauh apa pun kita melangkah, kita ini satu keluarga. Seperti liriknya, ‘Mari katong basudara, mung musik milik kita’. Saya berharap gesekan biola dalam lagu ini bisa menjadi bahasa universal yang memeluk setiap pendengarnya. Musik tidak mengenal batas, ia menyatukan kita semua dalam satu nada dan satu suara untuk Indonesia.”
Dengan semangat yang di usung, “Jayalah Indonesiaku” di harapkan dapat menjadi anthem kebersamaan yang relevan untuk berbagai generasi. Lagu ini tidak hanya menjadi perayaan Hari Musik Nasional, tetapi juga pengingat bahwa di tengah perbedaan, selalu ada satu hal yang mampu menyatukan, yaitu musik.
Single “Jayalah Indonesiaku” dari Adrian Martadinata dan Giovani Biga resmi di rilis pada 17 April 2026. Dan kini sudah dapat di nikmati di berbagai platform streaming musik digital di Indonesia. (***)






