
trenddjakarta.com, Jakarta, 3 Juli 2026 – Dataiku, Platform untuk Kesuksesan AI, hari ini mengumumkan telah di nobatkan sebagai Pemimpin dalam Gartner® Magic Quadrant™ untuk Platform AI dalam Bidang Ilmu Data dan Pembelajaran Mesin (Gartner® Magic Quadrant™ for AI Platforms for Data Science and ML). Penobatan ini merupakan kali kelima secara berturut-turut Dataiku menerima pengakuan ini.
Secara konsisten memperoleh pengakuan atas “Visi yang Komprehensif” (Completeness of Vision). Dataiku meyakini bahwa pencapaian ini mencerminkan bagaimana perusahaan memanfaatkan platform ini untuk beralih dari tahap uji coba AI menuju penerapan dalam skala besar. Dataiku menghadirkan lingkungan terpadu yang memungkinkan tim lintas fungsi mengembangkan, menjalankan. Dan mengelola AI di berbagai platform data, infrastruktur cloud, serta layanan yang telah digunakan organisasi.
“Perbedaan dalam penerapan AI di tingkat perusahaan akan semakin nyata: Sebagian perusahaan akan mampu mengubah AI menjadi keunggulan operasional yang terukur, sementara yang lain akan kesulitan menghadapi agen AI yang terpisah-pisah, risiko yang meningkat, serta tidak memiliki cara yang jelas untuk mengukur efektivitas implementasinya.” Ujar Florian Douetteau, Co-founder dan CEO Dataiku.
“Perbedaan tersebut tidak akan ditentukan oleh akses terhadap model. Hal itu akan ditentukan oleh siapa yang memiliki akses, orkestrasi, dan tata kelola terbesar untuk memastikan AI benar-benar berfungsi di seluruh bisnis. Kami percaya bahwa pengakuan kelima berturut-turut sebagai ‘Pemimpin’ ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap Dataiku dalam membantu mereka mengatasi perbedaan tersebut.”
Di percaya oleh Perusahaan-perusahaan Terkemuka di Seluruh Dunia
Dataiku meyakini bahwa pengakuan ini semakin di perkuat oleh umpan balik langsung dari pelanggan. Dalam 12 bulan terakhir, Dataiku meraih peringkat keseluruhan 4,7 dari 5 di Gartner Peer Insights™. Dengan 98% pengulas merekomendasikan platform ini per 4 Mei 2026. Selain itu, Dataiku juga telah lama di kenal atas kualitas dukungan pelanggannya, terutama dalam proses onboarding dan implementasi awal.
Dataiku mendukung lebih dari 750 organisasi terbesar dan paling kompleks di dunia, termasuk Roche, Johnson & Johnson, Michelin, Standard Chartered, dan masih banyak lagi. Adopsi tersebut di perkuat oleh perluasan platform Dataiku yang terus berlanjut. Yang melalui berbagai kapabilitas seperti Agent Management untuk tata kelola agen AI lintas platform dan validasi dampak bisnis, Cobuild . Untuk pengembangan yang di dukung AI secara visual dan dapat di awasi. Serta Reasoning Systems untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis AI yang terkelola dengan baik.
Sumber Daya Manusia: Meningkatkan Keahlian di Balik AI Perusahaan
Keberhasilan implementasi AI tidak hanya di tentukan oleh kecanggihan model. Tetapi juga oleh kemampuan orang-orang yang paling memahami proses bisnis untuk membentuk cara AI bekerja. Dataiku membantu para ahli di berbagai bidang, analis, tim data, dan tim AI berkolaborasi untuk mengubah pengetahuan organisasi menjadi agen yang terkelola, alur kerja, serta sistem pengambilan keputusan yang selaras dengan kebutuhan dan logika bisnis.
Dataiku memperluas akses bagi lebih banyak orang untuk membangun solusi AI tanpa meningkatkan risiko. Dengan demikian, bisnis dapat beralih dari penggunaan model yang terisolasi dan agen generik menuju sistem AI yang di bangun berdasarkan keahlian, alur kerja. Dan pengambilan keputusan yang benar-benar menjalankan bisnis.
Orkestrasi: Fleksibilitas di Seluruh Ekosistem AI yang Terus Berkembang
Seiring meningkatnya kompleksitas ekosistem AI perusahaan, fleksibilitas menjadi faktor yang sangat penting. Dataiku berperan sebagai lapisan orkestrasi bagi data, model, dan agen AI, sehingga organisasi dapat mengelola alur kerja di berbagai sistem dan lingkungan yang berbeda. Fleksibilitas arsitektur ini memungkinkan perusahaan terintegrasi dengan beragam platform data, penyedia layanan cloud, dan teknologi AI. Sambil menghindari menghindari ketergantungan pada satu ekosistem teknologi, memastikan kebebasan teknis jangka panjang dan kemampuan beradaptasi seiring dengan evolusi lanskap AI.
Tata Kelola: Mengendalikan AI dalam Skala Besar Tanpa Menghambat Inovasi
Penskalaan AI menghadirkan tingkat risiko dan kompleksitas baru, sehingga membutuhkan kemampuan pengawasan dan tata kelola yang lebih kuat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut. Dataiku menghadirkan kapabilitas tata kelola terintegrasi yang di rancang untuk mendukung berbagai pemangku kepentingan, baik dari sisi teknis, maupun bisnis. Oleh karena itu, organisasi dapat mempertahankan visibilitas terhadap seluruh inisiatif AI, menerapkan kebijakan yang mendukung kepatuhan terhadap regulasi dan standar perusahaan. Serta mengelola risiko di seluruh inisiatif AI mereka. Pendekatan tata kelola bawaan ini memastikan bahwa seiring sistem AI menjadi lebih otonom, sistem tersebut tetap terkontrol, patuh, terpercaya. Dan juga selaras dengan persyaratan untuk mencapai AI perusahaan dalam skala besar.
(***)







