
trenddjakarta.com, Jakarta – Menjelang penutupan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026. Aktivitas transaksi di area pameran justru semakin meningkat. Hari-hari terakhir penyelenggaraan di manfaatkan ribuan pengunjung untuk berburu berbagai produk unggulan. Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana Jakarta Fair tidak hanya menjadi ajang promosi promo produk, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas perdagangan ritel. Dan juga konsumsi rumah tangga melalui berbagai program pemasaran yang menarik minat masyarakat.
Kategori produk makanan ringan masih menjadi salah satu sektor dengan kunjungan tertinggi. Beragam camilan dalam kemasan reguler maupun giant bag yang telah menjadi ikon Jakarta Fair ramai di beli sebagai oleh-oleh maupun stok konsumsi keluarga.
Salah satu pengunjung, Mita (37), mengatakan dirinya sengaja datang bersama keluarga untuk membeli camilan sekaligus berbagai kebutuhan rumah tangga.
“Paling banyak kita beli jajanan dan camilan ini sekalian untuk anak-anak. Karena selain murah, tas-tas giant bag ini juga unik dan sudah jadi ciri khas Jakarta Fair,” ujarnya.
Selain makanan ringan, Mita juga membeli koper, CCTV, dan sejumlah perlengkapan rumah tangga yang di tawarkan dengan harga promosi serta bonus merchandise.
Hal serupa di sampaikan Irfan (48), warga Jakarta Selatan, yang memanfaatkan momentum menjelang penutupan untuk membeli kulkas dan perlengkapan elektronik lainnya.
Menurutnya, berbagai program cashback, hadiah langsung, hingga promo bundling membuat nilai belanja menjadi jauh lebih menguntungkan. Di bandingkan pembelian di toko konvensional maupun secara daring.
Ia juga menilai pembelian langsung memberikan rasa aman karena konsumen dapat memeriksa kondisi produk sebelum transaksi di lakukan.
Aktivitas belanja yang tetap tinggi hingga hari terakhir menunjukkan Jakarta Fair masih menjadi salah satu motor penggerak ekonomi ritel nasional. Selain menjadi ajang promosi ribuan produk dari berbagai sektor industri. Pameran ini juga mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung sehingga mampu mendorong transaksi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. (Td/Rnie)






