
trenddjakarta.com, Jakarta – Kebutuhan terhadap perangkat produksi yang mendukung efisiensi menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner. Polytron merespons kebutuhan tersebut melalui peluncuran Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X berkapasitas 50 liter yang di rancang untuk mendukung produktivitas UMKM dan pengguna yang memiliki kebutuhan memasak dalam volume lebih besar.
Peluncuran Oven Listrik KitchenMate PEO 50B1X tersebut di dukung hasil riset Polytron bersama Populix. Riset tersebut mencatat sekitar 60 persen UMKM belum memiliki alat produksi elektronik yang mumpuni, sedangkan 55 persen pelaku usaha menempatkan kecepatan layanan sebagai salah satu prioritas dalam menghadapi tantangan operasional.
Product Specialist Small Home Appliances Polytron, Felita Septian Giovani, mengatakan pengembangan produk di lakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan praktis pelaku UMKM. Menurutnya, perangkat yang di gunakan dalam kegiatan usaha perlu mudah di operasikan agar dapat menunjang aktivitas produksi secara efektif.
Polytron kemudian menggunakan sistem pengoperasian manual melalui knob pada PEO 50B1X.
Kapasitas Mendukung Produksi dalam Batch
Kapasitas 50 liter memungkinkan pengguna melakukan proses pemanggangan dalam jumlah lebih besar di bandingkan oven berkapasitas kecil. Perangkat ini juga memiliki 5-in-1 Heating Mode, mencakup sejumlah metode pemanasan untuk mendukung berbagai jenis produk makanan.
Fungsi tersebut dapat di manfaatkan untuk pembuatan kue, roti, makanan panggang maupun ayam utuh melalui fitur rotisserie. Kapasitas yang lebih besar di harapkan dapat membantu pelaku usaha mengurangi frekuensi proses pemanggangan sehingga waktu produksi dapat di gunakan secara lebih efisien.
Teknologi Distribusi Panas
Efisiensi produksi tidak hanya di tentukan oleh kapasitas, tetapi juga konsistensi hasil. Polytron PEO 50B1X menggunakan Diamond Reflector yang membantu memantulkan panas ke berbagai arah.
Sementara M-Shaped Heating Element di rancang untuk membantu distribusi panas secara lebih merata. Pengaturan proses pemanasan di dukung Dual Heater Control dengan temperatur hingga 250°C.
Kombinasi teknologi tersebut di arahkan untuk membantu pengguna memperoleh hasil pemanggangan yang lebih konsisten.
Efisiensi Daya Menjadi Pertimbangan
Kebutuhan listrik menjadi faktor penting bagi UMKM yang menjalankan kegiatan produksi di rumah maupun lokasi usaha dengan kapasitas daya terbatas. Polytron menghadirkan teknologi low watt dengan daya awal 675 watt untuk satu pemanas pada PEO 50B1X.
Pendekatan tersebut di tujukan untuk membantu pelaku usaha menggunakan perangkat secara lebih efisien tanpa mengabaikan kebutuhan produksi.
Mendukung Proses Bakery
Polytron juga memasukkan Fermentation Mode atau Dough Proofing untuk membantu proses pengembangan adonan. Fitur tersebut dapat mendukung aktivitas produksi roti dan pastry yang membutuhkan tahapan fermentasi sebelum proses pemanggangan.
Sementara Double Glass Door digunakan untuk membantu insulasi panas dan memberikan keamanan tambahan. Produk ini turut dilengkapi aksesori berbahan Stainless Steel SUS 304 food grade.
Perangkat Pendukung Ekosistem Produksi
Kehadiran oven berkapasitas besar tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan UMKM terhadap peralatan produksi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memasak, tetapi juga efisiensi waktu, konsistensi hasil dan penggunaan energi.
Dalam konteks usaha kuliner rumahan, kemampuan memproses lebih banyak produk dalam satu waktu dapat menjadi faktor pendukung ketika volume pesanan meningkat.
Polytron menawarkan PEO 50B1X dengan harga peluncuran Rp1.799.000, dari harga normal Rp2.499.000. Penawaran tersebut tersedia melalui Shopee Polytron Official Store pada 26 Agustus hingga 9 September 2026.
Melalui produk tersebut, Polytron menempatkan perangkat rumah tangga tidak hanya sebagai kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur pendukung produktivitas usaha kecil.
(Td/Hnd)




