
trenddjakarta.com, Batam – Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia turut mendorong DFSK memperluas portofolio kendaraan penumpangnya. Salah satu langkah tersebut di lakukan melalui kehadiran DFSK E5 Plus di Batam.
Regional Launch DFSK E5 Plus berlangsung pada 29 September–4 Oktober 2026 di Mega Mall Batam Centre. Bersama Majesty Group, konsumen di Batam dapat mengenal lebih dekat teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang di tawarkan kendaraan tersebut.
Selama pameran, pengunjung dapat melihat unit E5 Plus, melakukan test drive, mencoba fitur, serta mendapatkan informasi mengenai pembiayaan.
DFSK E5 Plus memiliki harga normal Rp499 juta. Khusus selama pameran, kendaraan tersebut di tawarkan dengan harga Rp479 juta.
Kehadiran E5 Plus menjadi bagian dari perubahan portofolio DFSK di Indonesia. Kendaraan komersial tetap menjadi salah satu fondasi bisnis, sementara kendaraan penumpang mulai mendapat ruang lebih besar melalui model elektrifikasi.
Chief Operating Officer of Sales Center PT Sokonindo Automobile Franz Wang mengatakan perubahan tersebut merupakan bagian dari proses transformasi DFSK.
“DFSK sedang bertransformasi, bukan meninggalkan akar yang telah membangun perjalanan kami di Indonesia,” ujarnya.
Hingga September 2026, E5 Plus telah mencatat 600 SPK secara nasional. DFSK menargetkan penjualan model tersebut mencapai 1.000 unit sepanjang 2026.
Pada GIIAS 2026, E5 Plus mencatat 380 SPK sekaligus menjadi kontributor terbesar penjualan DFSK selama pameran.
Menggabungkan Motor Listrik dan Mesin Bensin
DFSK E5 Plus menggunakan teknologi PHEV yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin. Konsep tersebut di rangkum dalam filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey”.
Kendaraan dengan kapasitas enam penumpang tersebut menawarkan sejumlah fitur untuk mendukung kenyamanan perjalanan. Dan termasuk captain seat, Rear Entertainment Display 15,6 inci, ventilated seat di baris pertama dan kedua, serta lebih dari 300 titik peredam suara.
Sistem hiburan terdiri dari audio 13-speaker dan infotainment berbasis Snapdragon 8155. Kendaraan juga memiliki asisten suara Sera dengan dukungan bahasa Indonesia.
Untuk aspek keselamatan, E5 Plus memiliki 18 fitur ADAS Level 2. Di antaranya Adaptive Lane Change Assist dan Automatic Parking Assist.
Teknologi V2L hingga 3,3 kW juga memungkinkan baterai kendaraan di gunakan sebagai sumber daya listrik portabel.
E5 Plus menggunakan baterai 25,3 kWh dengan dukungan Battery Management System (BMS). Sementara DC Fast Charging memungkinkan pengisian daya dari 30 persen
hingga 80 persen dalam sekitar 20–28 menit.
Batam dalam Ekspansi Regional
Batam menjadi kota berikutnya dalam rangkaian Regional Launch E5 Plus setelah Palembang, Medan, Bandung, dan Bali.
Sebagai salah satu pusat ekonomi dan industri di Kepulauan Riau, Batam menjadi pasar yang di nilai memiliki kebutuhan mobilitas beragam.
CEO PT Majesty Auto Prima Hadi Ong mengatakan pihaknya melihat peluang bagi kendaraan elektrifikasi di Batam.
“E5 Plus memberikan alternatif bagi konsumen yang menginginkan teknologi modern, kenyamanan, dan fleksibilitas dalam satu kendaraan,” kata Hadi.
Di sisi manufaktur, E5 Plus didukung fasilitas PT Sokonindo Automobile di Cikande, Serang, Banten. Fasilitas tersebut mengadopsi konsep Industry 4.0 dengan tingkat otomasi hingga 95 persen di Stamping Workshop dan 90 persen di Painting Workshop.
DFSK menyebut pengembangan teknologi kendaraan berjalan bersama penguatan proses manufaktur dan pengendalian kualitas.
Regional Launch di Batam menjadi bagian dari rangkaian perjalanan E5 Plus di Indonesia, mulai dari pengenalan awal, pre-booking, press launch, GIIAS, hingga berbagai kegiatan regional.
Melalui rangkaian tersebut, DFSK memperluas akses konsumen terhadap teknologi PHEV sekaligus memperkenalkan arah baru portofolio kendaraan penumpangnya.
(Td/Rnie)







