
trenddjakarta.com, Jakarta, 11 Oktober 2026 — Film Empat Musim Pertiwi karya penulis dan sutradara Kamila Andini sedang tayang di bioskop. Setelah mendapat sambutan yang meriah saat tayang di Busan International Film Festival (BIFF) 2026, Empat Musim Pertiwi di sambut hangat oleh penonton Indonesia. Penonton di Busan
merasa Empat Musim Pertiwi membawa perasaan penuh harapan.
Di Busan, pemeran karakter utama film ini, Putri Marino, yang memerankan Pertiwi, juga meraih penghargaan Face of Asia Awards dari majalah gaya hidup Marie Claire Korea Selatan, yang di helat bersamaan dengan BIFF 2026. Selain itu, Putri juga kini meraih nominasi Best Performance di Singapore International Film Festival (SIGFF) 2026.
Bagi Putri, memerankan Pertiwi memberinya refleksi tentang kekuatan perempuan yang ia berikan untuk orang-orang di sekitarnya.
“Melihat betapa kuatnya Pertiwi dan juga rapuhnya Pertiwi, tapi dia juga bisa menjadi kekuatan untuk orang-orang di sekitarnya. Dan orang-orang di sekitarnya yang juga rapuh, yang juga mengalami ketidakadilan, bisa menjadi kekuatan juga untuk Pertiwi. Aku belajar banyak hal tentang kekuatan dari film ini,” ujar Putri Marino.
Para penonton yang telah menyaksikan Empat Musim Pertiwi pun merasakan kekuatan dan keindahan film ini. Salah satunya aktor Reza Rahadian, yang mengungkapkan film ini memiliki banyak lapisan.
“Film yang indah dan kuat. Film ini berbicara banyak tentang kekuatan perempuan dari berbagai macam lapisan, perspektif seorang ibu, perspektif seseorang yang mungkin di anggap orang yang aneh atau bahkan mereka yang tidak diterima di masyarakat, tapi ternyata punya arti yang sangat dalam bagi kehidupan Pertiwi secara khusus,” ujar Reza Rahadian.
Sementara itu, bagi aktor muda El Putra Sarira, mengungkapkan Empat Musim Pertiwi sebagai sebuah mahakarya kelas dunia. “Mahakarya yang luar biasa indah,” ujar El Putra Sarira.
“Sebagai perempuan, ada rasa marah. Bagaimana perempuan itu sangat mudah di kerdilkan walaupun kita sudah berupaya berani. Bagiku yang menarik itu justru tentang sisi Pertiwi yang punya keahlian lain. Itu sisi yang empowering dari Pertiwi. Dia menolak di posisi sebagai orang yang tidak punya daya, padahal dia bisa melakukan sesuatu yang lain.” Ungkap Rachel Amanda yang merasa relate dengan perjalanan Pertiwi.
Empat Musim Pertiwi ditulis dan di sutradarai oleh Kamila Andini, dengan produser Ifa Isfasnyah. Film ini menjadi ko-produksi enam negara, Indonesia, Prancis, Belanda, Norwegia, Arab Saudi, dan Polandia. Juga turut di dukung dan kolaborasi bersama dengan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, Team Up, Julie Estelle, dan Navvaros. Film ini juga turut di sponsori oleh Oriflame.
Tonton Empat Musim Pertiwi di bioskop Indonesia. Ikuti perkembangan terbaru film Empat Musim Pertiwi melalui akun media sosial Instagram @forkafilms.
(***)







