
trenddjakarta.com, Jakarta, 12 Oktober 2026 — Film horor eksorsisme Kuasa Gelap: Perjanjian Darah karya sutradara Rizal Mantovani, persembahan Paragon Pictures dan
Ideosource Entertainment. Dan berhasil menjadi film nomor 1 dan terlaris saat ini yang sedang tayang di bioskop! Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kini telah di tonton lebih dari 400 ribu penonton hanya dalam waktu kurang dari sepekan tayang di bioskop Indonesia.
Film nomor 1 terlaris ini telah memulai perjalanannya dengan sangat kuat, sejak awal film ini tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026. Dan setiap harinya rata-rata meraih 100 ribu lebih penonton. Film ini juga menjadi film Indonesia ke-10 yang mencetak angka Opening Day (hari pertama tayang) dengan 100 ribu penonton.
“Sejak awal kami percaya bahwa cerita yang di bawa film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah beresonansi dengan semua lapisan penonton. Meski latarnya adalah horor eksorsisme berlatar agama Katolik, tetapi pesan-pesan di film ini juga bisa berbicara ke seluruh kalangan. Dan terbukti dari penonton baik mereka yang beragama Katolik dan bahkan muslim, bisa menikmati film ini.” Ujar produser dan penulis Robert Ronny.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi pembuktian film horor Indonesia yang memiliki kualitas horor internasional. Tak hanya tayang di bioskop reguler. Film ini juga tayang di berbagai format bioskop yang mendukung pengalaman imersif. Seperti IMAX, 4DX, dan Magnify8, yang menjadi jaminan kualitas filmnya.
“Ini adalah film horor Indonesia yang memasuki standar produksi James Wan.” Ujar kritikus dan pengamat film Yan Wijaya.
Ramainya film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di berbagai bioskop juga di buktikan dengan penambahan layar dan showtime yang terus meningkat sejak hari pertama penayangan. Bahkan, sejak awal tayang, film ini juga telah memunculkan fenomena baru. Yakni group booking bioskop. Fenomena ini menunjukkan adanya keperluan
menonton film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah secara berombongan, alih-alih hanya di nikmati sendiri.
Bagi pemeran Romo Rendra, Lukman Sardi, salah satu yang juga membuat film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bisa masuk ke banyak kalangan penonton adalah tema ceritanya yang juga mengangkat tentang pesugihan.
“Kalau di film pertamanya masuk lewat jalur cerita okultisme, di film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah membawa cerita tentang perjanjian darah. Yakni suatu janji yang di lakukan agar bisa mendapatkan hal tertentu seperti kekayaan, semacam pesugihan. Ini kan praktik yang sering terjadi di Indonesia, dan cerita ini based on true story yang terjadi di Indonesia. Dari Romo yang melakukan eksorsisme perjanjian darah. Sebuah praktik yang sangat gelap, yang di wariskan hingga ke anak-cucu,” ujar Lukman Sardi.
Di sutradarai Rizal Mantovani, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di produseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, dengan Andi Boediman sebagai produser eksekutif.
Film ini di tulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi. Dan di bintangi oleh Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia
Kandou. Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Film ini menjadi produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment yang turut di dukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment. WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.
Tonton film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah sekarang di seluruh bioskop Indonesia.
Tak hanya di bioskop reguler, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga akan tayang dengan cinematic experience yang lebih imersif di bioskop IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify 8 Cinepolis.
Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @kuasagelap.id dan saksikan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah di seluruh bioskop Indonesia.
(***)






