
trenddjakarta.com – Kapolda Jatim (Jawa Timur) Irjen Dekananto Eko Purwono memprioritaskan pemberantasan peredaran obat keras daftar G. Yang sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di kalangan remaja.
“Salah satu atensi saya adalah peredaran obat keras daftar G. Saya pastikan Jawa Timur harus bersih dari obat-obatan tersebut. Karena penyalahgunaannya dapat menjadi salah satu pemicu kenakalan remaja, tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya.” Kata Dekananto di Mapolda Jatim, Surabaya, Minggu (11/10).
Ia mengatakan penyalahgunaan obat keras menjadi perhatian. Dan berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi generasi muda. Dan yang juga dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Berdasarkan data Polda Jawa Timur. Direktorat Reserse Narkoba bersama polres jajaran menyita 1.079.746 butir obat keras dalam pengungkapan kasus narkoba sepanjang Juli hingga September 2026.
Sebelumnya, dalam laporan pengungkapan kasus sepanjang semester pertama 2026 yang tertera pada Juni. Dan Polda Jatim mencatat penyitaan 3.653.382 butir obat keras berbahaya.
Total Sitaan Obat Keras di Jatim Capai 4,7 Juta Butir
Berdasarkan kedua laporan tersebut, jumlah obat keras yang ada sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai lebih dari 4,7 juta butir.
Selain pemberantasan peredaran obat keras. Dekananto berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang humanis dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun masukan terhadap kinerja Polda Jatim.
Apabila saya dan seluruh jajaran Polda Jawa Timur melakukan hal-hal yang kurang berkenan. Atau kurang tepat dalam bertindak, saya mohon maaf dan kiranya dapat mengoreksi saya. Kami akan merespons dan menindaklanjuti masukan tersebut,” katanya.
Dekananto juga menyatakan akan melanjutkan berbagai program yang telah jalan di Kapolda Jatim sebelumnya oleh Irjen Pol Nanang Avianto, guna menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di Jawa Timur.
“Banyak hal positif yang sudah diperkuat dan ditinggalkan oleh Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” ujarnya.
Menurut dia, pelaksanaan tugas kepolisian membutuhkan kekompakan seluruh personel serta dukungan pemerintah daerah, TNI, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Dekananto menyatakan siap menjalankan amanah sebagai Kapolda Jatim dan mengajak seluruh jajarannya mempertahankan semangat pengabdian serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Jawa Timur. Insyaallah, dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.
(Su)





