
trenddjakarta.com, DEPOK, 2 November 2026 – PT Selatox Bio Pharma (Selatox) selenggarakan kegiatan “Company Branding & Career Session”. Yang bertempat di Fakultas Farmasi, Universitas Indonesia (UI), pada 26 Oktober 2026. Kegiatan ini beri gambaran kepada mahasiswa dan apoteker baru mengenai profil perusahaan serta peluang karier di industri farmasi dan bioteknologi.
Kegiatan Selatox Company Branding & Career Session ini terdiri dari sekitar 50 peserta. Yaitu dari mahasiswa farmasi, apoteker baru, serta mahasiswa dari bidang ilmu terkait, seperti teknik kimia, biologi, dan bioteknologi. Dalam kesempatan tersebut, Selatox perkenalkan kegiatan operasional perusahaan sekaligus beri wawasan mengenai berbagai peluang karier di industri farmasi dan bioteknologi.
Kunjungan ke Pusat R&D dan Sesi Manufaktur Biofarmasi
Para peserta berkesempatan kunjungi Pusat R&D Selatox yang berlokasi di kampus UI. Berguna untuk kenal secara langsung kegiatan penelitian dan pengembangan yang lakukan perusahaan. Kunjungan tersebut lanjutkan dengan sesi bersama praktisi yang bahas proses manufaktur biofarmasi serta standar mutu yang harus penuhi dalam produksi farmasi.
Daniel Iskandar Wirawan, Plant Manager Selatox, pandu sesi tersebut. “Proses manufaktur biofarmasi butuh pengetahuan teknis khusus serta pemahaman yang menyeluruh mengenai standar mutu. Konsistensi kualitas dan keamanan produk sangat bergantung pada kompetensi dan keahlian di setiap tahapan proses manufaktur,” ujarnya.
Ia tambahkan, “Kami harap program ini dapat beri gambaran yang lebih jelas kepada mahasiswa dan apoteker baru mengenai proses manufaktur biofarmasi serta berbagai peran yang terlibat di dalamnya. Melihat secara langsung bagaimana ilmu yang peroleh di bangku perkuliahan terapkan dalam lingkungan industri dapat bantu mereka pahami pilihan karier yang tersedia dan ambil keputusan yang lebih tepat untuk masa depan mereka.”
Selatox Company: Kenal Peluang Karier di Bidang R&D, Mutu, dan Regulasi
Selatox perkenalkan berbagai posisi beserta tanggung jawabnya di industri farmasi dan bioteknologi, termasuk bidang Research and Development (R&D), Quality Assurance (QA), Quality Control (QC), Regulatory Affairs (RA), serta manufaktur farmasi. Melalui sesi ini, mahasiswa farmasi dan bidang ilmu terkait dapatkan gambaran praktis mengenai penerapan ilmu dan kompetensi akademis yang mereka pelajari ke dalam dunia kerja.
Aliyya Hanaa Naila, mahasiswa Program Sarjana Farmasi Universitas Indonesia, sampaikan. “Program ini perluas wawasan saya mengenai industri farmasi, khususnya di bidang farmasi dan biologi. Kegiatan ini juga dorong saya untuk lebih kenal berbagai peluang yang tersedia di bidang tersebut.”
Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, sampaikan.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri farmasi bantu mahasiswa pahami praktik di dunia industri. Yang sekaligus kembangkan keterampilan yang butuh dalam lingkungan kerja. Paparan langsung terhadap dunia industri. Juga bantu mahasiswa dan apoteker baru kenal berbagai pilihan karier yang dapat mereka tekuni setelah lulus.”
Ia menambahkan. “Interaksi dengan pihak industri beri wawasan berharga bagi mahasiswa mengenai bagaimana ilmu akademis terapkan dalam lingkungan profesional. Kami akan terus jalin kerja sama dengan mitra industri untuk siapkan lulusan yang mampu kontribusi bagi perkembangan sektor farmasi dan bioteknologi di Indonesia.”
Selatox rencana untuk terus jalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan para praktisi industri guna perkuat kolaborasi antara dunia akademis dan industri. Perusahaan juga upaya bantu mahasiswa Indonesia kenal berbagai peluang karier di bidang farmasi dan bioteknologi. Yang sejalan dengan visi Selatox untuk jadi produsen biofarmasi global yang tepercaya.
(***)




