Trenddjakarta.com – Aktivis sekaligus penggiat sosial Napoleon menyayangkan statement ketua KPMH Muanas Aladid dalam media online Indonesian, yang menegaskan Hi. Sutrisno Lukito di Sastro Berbahaya dan menghalalkan segala cara besok ada di NU, besok ada di Muhamaddyah.
Kenapa saya menyayangkan kaitan perkara Hi. Sutrisno tidak ada hubunganya dengan beliau ada di 2 organisasi agama tersebut.
Kita jangan mengkotakan ini NU ini Muhamaddyah ke 2 nya sama-sama NKRI dan sah legalitasnya di negara ini.
Artinya secara sadar yang saya pahami beliau peduli dalam hal membangun baik itu dari segi pendidikan maupun ekonomi kerakyatan. Seharusnya dengan beliau tidak mengkotakan kita bisa menarik kesimpulan tujuan belau adalah untuk bermanfaat.
Terkait dengan perkarnya saya tidak akan masuk. itu, tapi ini ada yang menggelitik buat saya peryataan muanas yang menghakimi Hi. Sutrisno tentang beliau yang faktanya Hi sutrisno peduli dengan ke 2 organisasi agama tersebut.
Dasar saya bicara ini karena saya mengenal baik sosok Hi. Sutrisno dan beliau dewan penasehat di BPP PAI Perkumpulan Advocaten Indonesia OA dimana saya sebagai pengurus BPP karena itu wajib bagi saya meluruskan.
Jadi janganlah ada tendisius yang merusak nama orang lain. saya juga ada di beberapa organisasi, apakah itu perbuatan tercela pada prinsifnya yang utama ialah berbuat dan bermanfaat.
Kita wajib menghadirkan kesejukan jangan menyimpang dari perkara yang sebenarnya biarlah proses hukum itu kita kawal bersama-sama.
Lebih lanjut Ketua UMUM PAI DR Sultan Junaidy Sy SH MH Mpd menyatakan PAI akan mengawal dan memantau perkara Hi Sutrisno Lukito Disastro agar berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku di Negara ini.(red)




