
trenddjakarta.com – Seorang sahabat mampu memantik daya hidup kita. Tidak selalu menyoal hal-hal besar, daya hidup yang mereka tularkan bisa sesederhana memperkenalkan kita dengan pekerjaan yang kita cintai hari ini. Hobi yang membuat kita berbinar-binar saat semua terlelap, lagu-lagu yang menyelamatkan atau makanan yang melipur lara. Sering kali kita bertahan dari hari-hari nan payah karena mereka sejumput makna sederhana yang patut di syukuri.
Kurang lebih hal itu yang di deskripsikan ketika Nadya Yosefina Fianda alias Electric Cats bercerita tentang “Kemilau Rembulan”. Single terbarunya yang di persembahkan untuk seorang sahabat. Sesosok kakak bernama Arry Darmawan, penabuh drum grup musik Babituli. Beliau mempertemukan Nadya dengan dunia musik pada tahun 2018.
“Bang Arry nggak pernah maksa aku untuk jadi musisi. Dia memantik aku untuk melakukan apa yang aku suka. Dia yang ngenalin aku sama Portishead. Sampe sekarang, Portishead jadi band favorit aku,” kata Nadya.
Bang Arry jatuh sakit. Pada 2021 dia berhenti bermusik. Tangisan Nadya pecah ketika bang Arry meninggalkan dunia pada pertengahan 2022. Lambat laun, kepergian Bang Arry berbuah menjadi lagu cinta yang sabar. Nyanyian rindu dengan kesederhanaan yang sentimental. “Kemilau Rembulan” adalah tentang bang Arry, untuk bang Arry. Cahaya yang mendorong hati dan langkah kaki Nadya ketika di sekitar dirinya Serupa gelap tanpa tujuan. Kini, musik menjadi daya hidup Nadya.
“Aku membayangkan bang Arry ada di samping aku saat lagi bikin lagu ini, berharap dia bisa lihat aku di titik ini,” pungkasnya.
“Kemilau Rembulan” di produseri oleh Rama Cristna. Rama cukup banyak menumpahkan ide pada lagu ini. Banyak chord yang ia tumpahkan dengan maksud menerjemahkan isi perasaan Nadya. “Kemilau Rembulan” di rilis pada 2 Mei 2025 secara digital melalui label rekaman demajors dan desain sampulnya di kerjakan oleh Resi Kunti. Lagu ini menandakan single ketiga Electric Cats menjelang album perdananya yang bertajuk Bunga Rampai.
“Karena bang Arry, aku bisa ada di titik ini. Terima kasih sudah menjadi kemilau rembulan di malam-malam yang gelap,” tutup Nadya.
(Red)






