
trenddjakarta.com Jakarta, 11 Desember 2025 — Hari kedua MarkPlus Conference (MPC) 2026 menghadirkan rangkaian sesi strategis yang mempertegas posisinya sebagai konferensi pemasaran terbesar dan paling berpengaruh di Indonesia. Dengan mengusung tema Lean & Agile: AI and China in Focus. Konferensi ini kembali menjadi forum utama bagi para pemimpin industri, praktisi bisnis dan pemangku kepentingan Nasional. Guna membaca arah perkembangan ekonomi, teknologi, dan perilaku konsumen Indonesia pada tahun 2026.
Acara di mulai dengan Welcoming Speech tentang Indonesia Marketing Outlook 2026 oleh Hermawan Kartajaya, Founder & Chair of MCorp. Dalam paparannya, Hermawan menegaskan pentingnya ketangkasan, efisiensi, dan transformasi digital. Yang sebagai fondasi utama menghadapi perubahan global yang semakin cepat dan tidak terduga.
“Market itu terus berubah, tidak pernah statis. Karena marketing bukan noun atau kata benda, tetapi ‘to the market’, sebuah proses yang harus terus di lakukan. Perusahaan tak bisa lagi berpegang pada cara lama. Mereka harus gesit, efisien, dan mampu memanfaatkan kekuatan AI serta membaca dinamika industri ekonomi Tiongkok. Dua kekuatan inilah yang kini menjadi faktor besar yang menggerakan ekonomi dan peta persaingan di 2026.” Jelas Hermawan di The Ritz-Carlton Jakarta Pacific Place pada Kamis (11/12/25).
Sesi di lanjutkan dengan Keynote Speech tentang Indonesia Next oleh Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, yang di wakili oleh Ali Murtopo Simbolon, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Ali menekankan percepatan ekonomi digital Nasional. Termasuk pengembangan AI serta penguatan talenta di berbagai kampus. Yang menjadi fondasi penting bagi kedaulatan teknologi Indonesia ke depan.
“Dalam dua tahun terakhir, penguatan ekonomi digital terus kami percepat. Termasuk optimalisasi AI agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu berdaulat di tengah kompetisi global. Berbagai inisiatif kolaboratif, mulai dari pengembangan talenta di kampus hingga percepatan investasi seperti yang telah di saksikan oleh Bapak Menko. Yaitu yang mengatakan bahwa transformasi digital Indonesia bergerak nyata dan semakin siap menghadapi masa depan,” ujar Ali.
Pada hari yang sama, MarkPlus Conference 2026 juga menganugerahkan dua penghargaan bergengsi. Yakni Marketeer of The Year Indonesia 2025 dan Immortal Marketeer Award
2025. Yang di tujukan kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mewujudkan kemajuan praktik pemasaran Nasional.
Memasuki sesi utama, konferensi menghadirkan pembahasan mendalam mengenai inovasi dan daya saing melalui sesi Entrepreneurial Marketing. Yang menampilkan Dendi Danianto, Chief Marketing Officer Danantara Asset Management, serta Harman Subakat, Group CEO ParagonCorp. Keduanya menyoroti bagaimana keberanian berinovasi, kemampuan membaca peluang dan ketangguhan organisasi menjadi fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika pasar yang berubah cepat.
Sesi berikutnya mengenai Marketing Excellence memperkaya wawasan peserta melalui pemaparan dari Andrijanto Muljono, Director & Chief Enterprise & Strategic Relationship Officer XLSMART for Business. Yang menjelaskan bagaimana integrasi AI dan pendekatan enterprise dapat memperkuat kedekatan dengan pelanggan melalui strategi berbasis data.
>Sementara itu, Otis Hahijary, Strategic Partner & Chief Commercial Officer Bumilangit Entertainment CEO of Bumilangit Digital, memaparkan pentingnya kreativitas multiplatform, kolaborasi ekosistem, dan penggunaan teknologi sebagai pengungkit dalam menciptakan nilai di era hyper-digital.
Selain sesi-sesi utama, konferensi ini juga di perkaya dengan rangkaian breakout session yang mencakup topik customer management, product management, dan brand management. Mulai dari AI-Driven Customer Engagement, Mass Customization, Predictive Storytelling, hingga IoT Experience Design dan Smart Creativity, seluruh sesi di rancang untuk membantu para peserta memahami bagaimana prinsip lean dan agile dapat di aplikasikan secara langsung dalam fungsi pemasaran modern.
Rangkaian acara berlanjut dengan sesi Indonesia Industry Outlook 2026. Sebuah panel strategis yang di pimpin oleh Hermawan Kartajaya bersama tokoh nasional Dahlan Iskan dan
senior ekonom Aviliani. Diskusi ini memberikan analisis komprehensif mengenai tantangan global, perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta peluang industri Indonesia untuk bertumbuh secara berkelanjutan pada tahun 2026.
Tahun ini, penghargaan Indonesia Impact Ambassador Award di berikan kepada Hashim Djojohadikusumo, Special Envoy of the President of the Republic of Indonesia for Climate Change and Energy. Atas kontribusinya dalam membawa isu perubahan iklim dan energi Indonesia ke level Internasional. Serta upayanya mendorong kolaborasi global dalam
mempercepat transisi menuju keberlanjutan.
Sebagai penutup, MarkPlus Conference 2026 menghadirkan WOW Night, sebuah malam apresiasi dan selebrasi yang tahun ini di meriahkan oleh Juicy Luicy. Momen ini menjadi simbol kolaborasi, inovasi, dan optimisme yang terbangun sepanjang konferensi. Sekaligus menandai berakhirnya rangkaian acara dengan semangat baru memasuki 2026 yang lebih adaptif dan berorientasi pada transformasi berkelanjutan.(***)







