
trenddjakarta.com, Jakarta, 11 Desember 2025 — Pada hari kedua penyelenggaraan MarkPlus Conference 2026, MarkPlus secara resmi menganugerahkan Indonesia Impact Ambassador Award kepada Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Iklim dan Energi. Penghargaan ini di berikan sebagai pengakuan atas kontribusi strategis dalam mendorong agenda pembangunan yang inklusif, berkelanjutan. Dan yang berdampak luas bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai salah satu penghargaan terbesar dalam rangkaian MarkPlus Conference. Indonesia Impact Ambassador Award di berikan kepada tokoh yang mampu menyelaraskan kepentingan bisnis, inovasi, dan dampak sosial. MarkPlus menilai bahwa upaya memperkuat ekosistem sosial-ekonomi, mendorong kolaborasi lintas sektor. Serta mempercepat agenda transisi energi merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan Indonesia pada tahun-tahun mendatang.
Dalam pemaparannya, Hashim menyoroti urgensi transisi energi sebagai pilar pembangunan Nasional. Ia menegaskan bahwa Indonesia telah memasuki fase strategis dalam
pengembangan energi bersih.
“Pada 2040, kebutuhan energi kita di perkirakan mencapai 70–103 gigawatt, dan 76% di antaranya akan bersumber dari energi baru dan terbarukan, mulai dari tenaga surya, angin,
panas bumi, hingga biomassa. Bahkan Presiden telah memutuskan bahwa energi nuklir akan menjadi bagian dari bauran energi nasional dengan target mencapai 7 gigawatt. Ini bukan sekadar proyek teknologi, tetapi langkah besar untuk menghadapi perubahan iklim,” ungkap Hashim.
Ia juga menyoroti tantangan baru yang muncul dari percepatan teknologi, khususnya kecerdasan buatan. “Beberapa waktu terakhir saya semakin menyadari bahwa AI juga membawa tantangan bagi iklim. AI membutuhkan data center, dan data center memerlukan dua faktor besar: pasokan listrik dan air bersih. Kedua hal ini menjadi tantangan bagi lingkungan
hidup,” jelasnya.
Meski demikian, Hashim menilai bahwa kondisi ini justru membuka peluang besar bagi Indonesia. “Kita di anugerahi sumber energi yang sangat besar, mulai dari energi terbarukan
hingga potensi uranium untuk pengembangan tenaga nuklir. Air bersih pun melimpah. Tantangan kita adalah membangun institusi dan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan memperkuat ekosistem energi masa depan ini,” tambahnya.
Melalui beragam inisiatif yang mendorong pemberdayaan UMKM, penguatan kapasitas generasi muda, serta peningkatan akses terhadap peluang ekonomi yang lebih merata, peran
Utusan Khusus Presiden di nilai berkontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan pembangunan yang lebih adaptif dan kompetitif. Pandangan tersebut sejalan dengan fokus MarkPlus Conference 2026 yang mengangkat tema Lean & Agile: AI and China in Focus. Menekankan pentingnya ketangkasan dan keberlanjutan dalam pembangunan ekonomi Nasional.
“Penghargaan ini bagi saya merupakan pengingat sekaligus bentuk apresiasi yang sangat saya syukuri. Selama puluhan tahun saya terlibat dalam berbagai inisiatif, terutama terkait lingkungan hidup dan pelestarian warisan budaya. Saya selalu percaya bahwa setiap langkah harus memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan kita. Saya percaya kolaborasi industri akan memperkuat daya saing Indonesia serta mewujudkan pembangunan dan hidup yang lebih inklusif dan berkelanjutan.” Tutup Hashim pada Kamis (11/12/25) di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.
Melalui penghargaan ini, MarkPlus menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan platform yang mendorong lahirnya pemimpin berdampak serta memperkuat budaya kolaborasi antara pemangku kepentingan publik dan swasta. Penghargaan Indonesia Impact Ambassador menjadi simbol bahwa transformasi nasional membutuhkan kontribusi kolektif yang tidak hanya berbicara mengenai pertumbuhan, tetapi juga keberlanjutan dan nilai yang tercipta bagi masyarakat luas.
MarkPlus Conference 2026 di harapkan terus menjadi ruang dialog strategis yang menghubungkan industri, pemerintah, akademisi, dan komunitas, guna mempercepat lahirnya solusi serta agenda pembangunan yang relevan, terukur, dan berorientasi jangka panjang.
(***)







