
trenddjakarta.com, JAKARTA, 20 Juni 2026– Higgs Games Island (HGI) resmi mengumumkan penyelenggaraan HGI Jakarta Domino Tournament 2026. Yaitu turnamen domino bertaraf nasional yang akan berlangsung pada 27-28 Juni 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta. Dan di dukung oleh Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).
Mengambil momentum perayaan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, event ini terbuka untuk umum dan menjadi bukti nyata komitmen HGI dalam membangun ekosistem mind sport yang profesional, kompetitif, dan berakar pada budaya lokal.
Sekitar 1500-an orang yang terbagi dalam 750 tim, akan terjun di kompetisi berhadiah total Rp200 juta ini.
“Jakarta yang tengah melangkah menuju usia 500 tahun adalah simbol ketangguhan dan inovasi. Higgs Games Island (HGI) Jakarta Domino Tournament 2026 merupakan wujud komitmen kami untuk merayakan hari jadi kota ini dengan memberikan wadah bagi pengembangan bakat lokal melalui pertandingan olahraga pikiran,” jelas perwakilan HGI, Ray.
Ia juga berharap turnamen ini bisa membantu memajukan olahraga domino di Indonesia, dan membawa harum nama bangsa di kancah internasional.
Dari Olahraga Tradisional, ke Venue Standar Internasional
Pemilihan Jakarta International Velodrome sebagai lokasi pertandingan bukan tanpa alasan.
Venue ini merefleksikan ambisi Jakarta untuk menjadi kota olahraga bertaraf dunia. Selain itu juga membawa pesan yang jelas bila olahraga pikiran sudah waktunya berada di garap secara berkelas dan profesional seperti beragam pertandingan lainnya.
“Bagi HGI, turnamen ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang. Kami tidak hanya menyelenggarakan pertandingan, tapi juga mendorong masa depan olahraga domino di Indonesia yang lebih positif, terstruktur dan berkepanjangan,” tutup Ray.
Turnamen ini menjadi bagian dari strategi HGI untuk memperkuat kehadirannya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Yang sebagai pusat pengembangan olahraga domino di Indonesia.
Langkah ini pun sejalan dengan visi untuk menjadikan HGI sebagai platform hiburan digital yang dekat dengan keseharian masyarakat.
(***)






