
trenddjakarta.com, Jakarta – Final Piala Dunia 2026 menghadirkan drama yang menegangkan hingga menit-menit terakhir. Duel dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol vs Argentina, baru menemukan pemenang setelah melalui 120 menit pertandingan penuh tensi tinggi. Gol semata wayang Ferran Torres di babak tambahan memastikan Spanyol keluar sebagai juara dunia dengan kemenangan 1-0.
Sejak peluit pertama di bunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Tim Matador mendominasi penguasaan bola dan berkali-kali menekan pertahanan Argentina yang di paksa bermain lebih bertahan.
Beberapa peluang emas berhasil di ciptakan Spanyol sepanjang babak pertama. Namun, rapatnya lini belakang Argentina serta penampilan gemilang sang penjaga gawang membuat seluruh upaya tersebut belum mampu mengubah papan skor.
Argentina sesekali mencoba membalas lewat serangan balik cepat, tetapi belum cukup berbahaya untuk mengancam gawang Spanyol.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor masih bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat drastis. Spanyol semakin agresif melancarkan serangan dari berbagai sisi lapangan, sementara Argentina memilih bermain lebih disiplin sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika pertandingan memasuki masa injury time. Pada menit ke-90+4, Hernandez harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat melakukan pelanggaran keras. Argentina pun terpaksa menuntaskan laga dengan hanya 10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Spanyol tetap belum mampu membongkar pertahanan Argentina hingga waktu normal berakhir. Skor tanpa gol memaksa pertandingan di lanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Drama kembali terjadi pada awal extra time. Tepat pada menit 95, Spanyol sempat bersorak setelah bola bersarang di gawang Argentina. Namun kegembiraan itu hanya berlangsung sesaat karena wasit menganulir gol tersebut akibat adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Keputusan itu tidak membuat Spanyol kehilangan semangat. Serangan demi serangan terus di lancarkan untuk mencari gol kemenangan.
Usaha keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-106. Berawal dari kemelut di depan gawang Argentina, bola liar berhasil disambar Ferran Torres menjadi gol yang memecah kebuntuan. Stadion pun bergemuruh ketika Spanyol akhirnya unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Argentina mencoba bangkit. Meski bermain dengan 10 orang, mereka tetap memberikan perlawanan sengit dan berupaya mencari gol penyeimbang.
Di sisi lain, Spanyol hampir menggandakan keunggulan. Sebuah peluang emas sempat berbuah gol, tetapi kembali di anulir karena posisi offside.
Memasuki menit-menit terakhir, Argentina terus menekan tanpa henti. Namun kokohnya pertahanan Spanyol membuat seluruh upaya tersebut gagal membuahkan hasil.
Peluit panjang akhirnya di bunyikan. Negeri Matador ini memastikan kemenangan tipis 1-0 sekaligus mengukuhkan diri sebagai Juara Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi buah dari permainan di siplin, kesabaran, dan konsistensinya sepanjang pertandingan. Sementara bagi Argentina, kekalahan tersebut menjadi akhir yang menyakitkan setelah mampu bertahan hampir sepanjang laga sebelum akhirnya takluk oleh gol Ferran Torres di babak tambahan waktu.
(Td/Rnie)






