
trenddjakarta.com, Jakarta, 24 Agustus 2026 – Penghargaan Achmad Bakrie kembali di gelar tahun ini untuk ke-22 kalinya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi putra-putri terbaik Indonesia di berbagai bidang. Sejalan dengan semangat peringatan 84 tahun Bakrie Group, Penghargaan Achmad Bakrie XXII tahun 2026 mengangkat semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia”.
Semangat tersebut tercermin dalam perjalanan dan kontribusi para penerima penghargaan yang menghadirkan karya, pemikiran, inovasi, dan dedikasi nyata bagi Indonesia.
Penghargaan Achmad Bakrie XXII tahun 2026 di berikan kepada empat tokoh dari berbagai bidang. Yaitu Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D. untuk bidang Sains & Teknologi, Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. untuk bidang Kesehatan, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. untuk bidang Pemikiran Sosial, serta Butet Kartaredjasa untuk bidang Seni & Budaya.
Di selenggarakan oleh Bakrie Group, Bakrie Untuk Negeri, dan Freedom Institute. Penghargaan Achmad Bakrie menjadi bagian dari komitmen untuk terus memberikan penghormatan kepada individu-individu Indonesia. Yang konsisten memberikan kontribusi melalui ilmu pengetahuan, pemikiran, inovasi, seni, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sejak pertama kali di selenggarakan pada 2003. Penghargaan Achmad Bakrie telah menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap karya dan dedikasi yang memberikan dampak luas bagi Indonesia.
Menjaga Integritas melalui Proses Kurasi
Proses pemilihan penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII di lakukan melalui proses kurasi oleh Dewan Juri yang terdiri atas tokoh-tokoh dengan latar belakang keilmuan,
pengalaman, dan kepakaran yang beragam.
Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII terdiri atas:
-Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. – Ketua Dewan Juri. Rektor Universitas Bakrie dan Guru Besar bidang Ilmu Rekayasa Struktur.
-Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., ASEAN Eng. – Anggota Dewan Juri. Guru Besar bidang Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada dengan kepakaran di bidang energi dan tekno ekonomi. Pernah menjabat sebagai Rektor UGM periode 2017–2022 dan Ketua Forum Rektor Indonesia periode 2021–2022.
-Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A. – Anggota Dewan Juri. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III yang memiliki pengalaman dalam
transformasi pendidikan tinggi serta penguatan sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan industri.
-Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. – Anggota Dewan Juri. Akademisi dan birokrat yang memiliki kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan dan Kepala BKKBN.
-Yose Rizal Damuri, Ph.D. – Anggota Dewan Juri. Direktur Eksekutif CSIS dengan kepakaran dalam isu globalisasi ekonomi, integrasi regional, perdagangan internasional, serta fragmentasi ekonomi dunia.
-Nong Darol Mahmada – Anggota Dewan Juri. Aktivis perempuan dan kemanusiaan dengan rekam jejak panjang dalam advokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan serta salah satu pendiri Freedom Institute.
-Dr. Muhammad Tri Andika, S.Sos., M.A. – Anggota dan Sekretaris Dewan Juri. Analis Politik dan Kebijakan Publik Universitas Bakrie dengan pengalaman akademik dan profesional di bidang politik, kebijakan publik, serta risiko politik dan kebijakan.
Keberagaman perspektif tersebut menjadi bagian penting dalam proses kurasi Penghargaan Achmad Bakrie XXII. Untuk memastikan penghargaan di berikan kepada sosok yang tidak hanya memiliki pencapaian di bidangnya, tetapi juga memberikan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII Tahun 2026
Keempat penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII merepresentasikan semangat “Aksi Nyata Untuk Indonesia” melalui bidang dan kontribusi yang berbeda. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai Trimatra Bakrie, yaitu Ke-Indonesiaan, Kemanfaatan, dan Kebersamaan, yang menjadi landasan dalam menjalankan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat.
Dari pengembangan teknologi kedirgantaraan, inovasi kesehatan, pemikiran sosial, hingga karya seni. Kontribusi mereka menunjukkan bagaimana Ke-Indonesiaan di wujudkan melalui karya, Kemanfaatan di hadirkan melalui dampak yang di berikan, dan Kebersamaan di bangun melalui kontribusi yang memberi makna bagi masyarakat.
1. SAINS & TEKNOLOGI
Prof. Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, B.Eng., M.Eng., Ph.D. Ilmuwan Indonesia pelopor teknologi Circularly Polarized Synthetic Aperture Radar (CP-SAR) dan penginderaan jauh gelombang mikro untuk pesawat tanpa awak (drone), pesawat terbang, high altitude platform system (HAPS). Dan microsatellite yang telah di adopsi oleh industri dan institusi kedirgantaraan dunia.
2. KESEHATAN
Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. Pelopor rekayasa jaringan dan biokeramik medis di Indonesia, pencipta Gama-CHA, bone graft berbasis karbonat apatit pertama di Indonesia. Dan yang telah mendapat izin edar Kemenkes dan di produksi massal sebagai solusi mandiri regenerasi jaringan.
3. PEMIKIRAN SOSIAL
Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si. Intelektual Indonesia Penggerak Moderasi dan Islam Berkemajuan.
4. SENI & BUDAYA
Butet Kartaredjasa, Seniman lintas disiplin yang menjadikan seni sebagai ruang kebebasan berpikir, kritik sosial, dan ekspresi. Dari panggung monolog hingga kanvas, karya-karyanya terus menemukan cara untuk berbicara, menginspirasi, dan memberi makna bagi masyarakat.
Dedikasi yang Melampaui Bidang dan Generasi
Ketua Dewan Juri Penghargaan Achmad Bakrie XXII, Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan. Bahwa para penerima tahun ini merepresentasikan kontribusi yang lahir dari berbagai disiplin ilmu dan bentuk ekspresi.
“Penghargaan Achmad Bakrie bukan hanya tentang pencapaian seseorang di bidangnya, tetapi juga tentang bagaimana ilmu, pemikiran, inovasi, dan karya tersebut memberikan manfaat yang lebih luas. Para penerima tahun ini menunjukkan bahwa dedikasi yang konsisten. Yang dapat melahirkan dampak yang melampaui batas bidang dan generasi” ujar Prof. Sofia.
Ketua Umum Panitia Pelaksana Penghargaan Achmad Bakrie XXII, Aninditha Anestya Bakrie (Ditha), mengatakan. Bahwa penghargaan ini terus di jaga sebagai ruang apresiasi bagi tokoh-tokoh Indonesia yang memberikan kontribusi nyata.
“Selama lebih dari dua dekade, Penghargaan Achmad Bakrie terus menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan apresiasi kepada mereka. Yang dengan integritas, dedikasi, dan karya nyata turut membangun Indonesia. Tahun ini, kami kembali mempertemukan sosok-sosok dari berbagai bidang. Dan yang menunjukkan bahwa kontribusi untuk bangsa dapat hadir melalui banyak jalan,” ujar Ditha.
Malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XXII
Malam Penganugerahan Penghargaan Achmad Bakrie XXII akan di selenggarakan pada Rabu, 26 Agustus 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
Malam penganugerahan akan di pandu oleh Andromeda Mercury dan Anna Thealita, presenter tvOne. Acara juga akan menghadirkan penampilan spesial dari Prinsa Mandagie
dan Moluccan Soul.
Sebelumnya, para penerima Penghargaan Achmad Bakrie XXII juga akan mengikuti Ramah Tamah bersama Keluarga Bakrie. Yang pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertempat di Bakrie Tower Lantai 46, Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.
Masyarakat dapat menyaksikan acara ini melalui tayangan di:
– tvOne: 29 Agustus 2026, pukul 20.00 – 21.30 WIB
– ANTV: 29 Agustus 2026, pukul 17.45 – 18.45 WIB
(***)






