
trenddjakarta.com, Jakarta, 14 Oktober 2026 – Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) dengan bangga menghadirkan Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026 sejak 7 Oktober–1 November 2026. Dan yang di selenggarakan di 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia. Acara ini merupakan kolaborasi strategis antara WIG dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Dan juga yang di dukung oleh Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai Main Bank Partner.
“Melalui WIG Culinary Festival 2026, kami ingin menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara lebih dekat dengan masyarakat. Agar supaya kuliner Nusantara tidak hanya di nikmati oleh sebagian masyarakat tertentu. Akan tetapi juga di kenal dan di hargai sebagai bagian dari warisan budaya serta menjadi daya tarik pariwisata Indonesia. Kekayaan gastronomi memegang peranan penting dalam membentuk sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia. Di balik setiap hidangan yang di sajikan, tersimpan ragam cerita. Yang di mulai dari asal-usul bahan pangan, teknik pengolahan, hingga tradisi dan pengetahuan yang di wariskan secara turun-temurun.” Ujar Vita Datau, Pendiri dan Ketua Indonesia Gastronomy Network.
Mengangkat tema “From Local Roots to Global Recognition”. Festival ini menjadi kelanjutan rangkaian WIG 2026 yang sebelumnya telah di gelar di Solo dan Yogyakarta pada 26 September–4 Oktober 2026.
Festival ini mengajak masyarakat mengenal kekayaan gastronomi Nusantara sebagai warisan budaya sekaligus daya tarik pariwisata Indonesia. Selain memperkenalkan warisan gastronomi, WIG Culinary Festival 2026 juga membuka ruang kolaborasi bagi sektor pariwisata dan pusat-pusat perbelanjaan. Bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI). Festival ini melibatkan 34 pusat perbelanjaan di berbagai wilayah Indonesia. Dan termasuk Jakarta, Bandung, Denpasar, Solo, Yogyakarta, Pontianak & Palembang.
Rangkaian WIG Culinary Festival 2026 yang berlangsung hingga 1 November 2026. Dan mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama sama menjelajahi berbagai hidangan sekaligus mengenal nilai budaya dan tradisi yang menyertainya. Dan juga termasuk menikmati makanan-makanan yang bahan pokoknya menggunakan bahan pangan khas Indonesia.
(***)






