
trenddjakarta.com, 20 Oktober 2026 – Perusahaan kedokteran regeneratif global, CGBIO (CEO Hyun Seung Yu) kembali menggelar simposium ilmiah Meet the Masters in Bali 2026 edisi keempat pada 17 Oktober lalu. Dan yang bertempat di Renaissance Bali Nusa Dua Resort, Bali.
Gelaran tahunan sejak 2023 ini mempertemukan lebih dari 110 dokter estetika medis dari 19 negara. Dari kawasan Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika.
Tahun ini CGBIO mengusung tema besar “BEYOND AESTHETICS” dengan subtema “The Regenerative Continuum: Where Science Takes Shape”.
Tema tersebut membahas pendekatan komprehensif dalam mengevaluasi perubahan struktur wajah dan tubuh, tingkat kekenduran kulit, serta kondisi kulit sebelum menentukan kombinasi perawatan yang paling sesuai untuk setiap pasien.
Fokus ilmiah tahun ini adalah pada DCLASSY CaHA, produk berbasis calcium hydroxyapatite (CaHA) dari CGBIO. Dan yang terkenal dengan nama FACETEM.
Sesi pertama membahas strategi kombinasi perawatan wajah yang dipaparkan Dr. Gi Woong Hong, President of SAMSKIN Plastic Surgery Clinic, meliputi Localized Lifting, Structural Contouring. Dan juga Skin Rejuvenation dengan kombinasi HA dan thread lifting.
Sesi kedua mengulas body rejuvenation, termasuk pengalaman dokter dari Brasil dalam penggunaan CaHA dan EBD pada area tangan dan décolleté dengan mempertimbangkan karakteristik kulit yang berbeda dengan wajah.
Sorotan utama tahun ini adalah sesi baru “Global Case Sharing”. Lima dokter dari Mongolia, Vietnam, Portugal, Indonesia, dan Irak mempresentasikan kasus klinis area leher, sekitar mata, hingga harmonisasi wajah.
Format ini mendorong diskusi dua arah tentang evaluasi pasien dan pengambilan keputusan klinis berdasarkan anatomi dan lingkungan praktik masing-masing negara.
Dan mengawali acara ini dengan Live training pada 16 Oktober di NULOOK Clinic. dr. Olivia Aldisa, dokter Indonesia peserta simposium menilai forum ini sangat membantu menyusun rencana perawatan yang lebih spesifik. Ia bangga Bali terus berkembang sebagai pusat pertukaran ilmu regenerative aesthetics internasional.
Ke depan, CGBIO akan terus mengembangkan Meet the Masters sebagai platform edukasi global. Dan Berharap ini menjadi suatu ilmu yang akan menjadi dasar di tempat Praktek / lapangan.
(***)





