
trenddjakarta.com, JAKARTA – Sinema Italia hadir di Jakarta Film Week 2026 lewat program Italian Screens. Dan yang membawa delapan film pilihan untuk mengenalkan keberagaman sinema Italia kontemporer kepada penonton Indonesia.
Kedelapan film tersebut adalah A Year of School (Laura Samani), Back to Buenos Aires (Marco Bechis), Duse (Pietro Marcello), La Grazia (Paolo Sorrentino), The Forbidden City (Gabriele Mainetti). The Girl with the Leica (Alina Marazzi), The Tasters (Silvio Soldini), dan Trick (Mario Martone).
Jakarta Film Week terus memperluas kerja sama dengan institusi kebudayaan lokal dan internasional untuk menghadirkan perspektif budaya yang lebih beragam. Kehadiran Italian Screens mendapat dukungan dari Ministry of Foreign Affairs Italia (MAECI), Embassy of Italy in Jakarta, Istituto Italiano di Cultura Jakarta, Ministry of Culture (MiC-DGCA), dan Cinecittà.
Film terpilih berdasarkan karya yang tayang di Italia dan internasional dalam dua tahun terakhir serta memiliki rekognisi.
A Year of School adalah drama coming-of-age tentang Fred, remaja perempuan yang pindah ke Trieste dan jadi satu-satunya perempuan di kelas laki-laki, menghadapi isu penerimaan dan identitas.
Back to Buenos Aires mengangkat ingatan dan rasa bersalah terkait kediktatoran Argentina lewat Mariano, dokter yang kembali ke Buenos Aires untuk bersaksi atas kejahatan rezim masa lalu yang melibatkannya.
Duse karya Pietro Marcello mengangkat aktris teater legendaris Eleonora Duse di periode antara Perang Dunia I dan kebangkitan fasisme, tentang perjuangan kembali ke panggung dan kebebasan seniman.
Di program Currents, hadir La Grazia karya maestro Paolo Sorrentino yang dibintangi Toni Servillo. Film ini mengikuti Mariano De Santis. Yaitu Presiden Italia fiktif yang menghadapi keputusan sulit soal permohonan pengampunan di akhir jabatannya, di persimpangan hukum, moral, dan keyakinan.
The Forbidden City karya Gabriele Mainetti menggabungkan aksi dan drama kriminal. Yaitu tentang perempuan Tiongkok yang mencari ayahnya yang hilang di Roma. Girl with the Leica menelusuri fotografer perang Gerda Taro di Paris 1937, tentang perlawanan dan kebebasan lewat fotografi.
The Tasters adaptasi novel At the Wolf’s Table, mengikuti Rosa Sauer yang dipaksa jadi pencicip makanan pemimpin Nazi. Dan menggambarkan ketakutan dan persahabatan di tengah perang.
Trick karya Mario Martone tentang ilustrator Daniele Mallarico yang menjaga cucunya di Naples, pertemuan imajinasi anak dan kegelisahan seniman.
(***)





