
trenddjakarta.com, Jakarta, 7 November 2026 – Facebook dan AntiNRML membawa keseruan komunitas online ke panggung pertunjukan lewat Hajatan Gak NRML. Yaitu konser livestream Hipdut perdana di Indonesia yang tersiar langsung di Halaman Facebook AntiNRML pada 6 November 2026.
Berbeda dengan persiapan konser yang biasanya berlangsung di balik layar. Hajatan Gak NRML justru mengajak para penggemar terlibat langsung dalam prosesnya. Melalui Grup Facebook Warga Antimobs, komunitas penggemar AntiNRML, label musik yang menaungi musisi populer. Seperti Tenxi, Naykilla, dan Jemsii, turut membentuk konsep acara dengan membagikan ide outfit, mendiskusikan setlist, dan update di balik layar. Konser kolaboratif ini sukses. Dan lebih dari 25 juta penonton menyaksikan dan mengumpulkan lebih dari 30 ribu reaksi dari komunitas Warga Antimobs.
Hajatan Gak NRML: Fans Ikut Nimbrung Bikin Konser
Di grup Warga Antimobs, para penggemar bukan sekadar menjadi penonton. Mereka turut meramaikan keseruan menjelang konser lewat berbagai perbincangan, mulai dari:
– Inspirasi outfit couple: Naykilla meminta penggemar memberikan ide outfit untuk dirinya dan Jemsii.
– Diskusi setlist: Penggemar mengusulkan lagu-lagu Tenxi yang ingin mereka dengar, terutama yang sudah lama tidak terbawakan di atas panggung.
– Konsep panggung dan pertunjukan: Para penggemar menambahkan sentuhan kreatif pada konser dengan saling berbagi ide seputar set panggung yang unik dan gimmick seru.
– Update di balik layar: Lewat interaksi dengan para musisi AntiNRML, penggemar bisa menyampaikan masukan dan melihat lebih dekat persiapan konser.
“Facebook selalu berupaya menghubungkan orang-orang lewat hal-hal yang penting bagi mereka. Melalui fitur seperti Grup dan video, pengguna dapat menemukan komunitas, berbagi minat, dan membangun koneksi yang bermakna. Kolaborasi kami dengan AntiNRML menunjukkan bagaimana koneksi ini menjadi lebih berarti. Bukan sekadar percakapan online, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi para penggemar dan kreator untuk bersama-sama menciptakan pengalaman baru.” Kata Revie Sylviana, Director, Global Partnerships for SEA and Emerging Markets, Meta.
Kata Tenxi: Rasanya Kayak Merayakan Bareng
Bagi AntiNRML, melibatkan penggemar sejak awal membuat konser ini terasa jauh lebih personal. Tenxi, misalnya, dapat mendengar langsung ide dan preferensi para penggemar, sekaligus menyaksikan antusiasme mereka yang terus meningkat seiring semakin matangnya persiapan konser.
“Biasanya, musisi yang menentukan apa yang akan dibawakan di panggung. Tapi kali ini, fans ikut nimbrung dari awal. Seru banget melihat obrolan mereka di Warga Antimobs. Mulai dari kasih saran, ikut memilih, sampai punya ide-ide yang kadang nggak kepikiran sama kami. Rasanya jadi lebih dekat karena kami tahu fans bukan cuma menunggu konsernya, tapi juga ikut excited dan merasa punya bagian dalam pertunjukan ini. Pas akhirnya konser berlangsung, rasanya seperti merayakan sesuatu yang kami buat bareng-bareng,” ujar Tenxi, Penyanyi dan Penulis Lagu.
Keseruan pun berlanjut hingga hari pertunjukan. Berbagai pilihan dari hasil polling di Warga Antimobs akhirnya dapat terwujudkan di panggung Hajatan Gak NRML. Mulai dari konsep makeup Butterfly Bling untuk Naykilla, outfit Nerdy Baddies untuk Naykilla dan Jemsii, dekorasi panggung bertema Kondangan Core, hingga permainan Engklek yang menjadi bagian dari keseruan di atas panggung.
Berbagai ide ini menunjukkan bagaimana obrolan dan pilihan para penggemar di Facebook Group bisa menjadi bagian nyata dari pengalaman konser, menjadikan mereka bukan sekadar penonton, tetapi juga bagian dari proses kreatif di baliknya.
Momen ini mengubah obrolan di grup Warga Antimobs menjadi pengalaman yang berkesan di dunia nyata, sekaligus membuktikan bahwa para penggemar bisa menjadi bagian dari perjalanan sebuah konser, bukan sekadar penonton.
Hajatan Gak NRML menghadirkan pendekatan baru terhadap perhelatan konser, khususnya di skena Hipdut, dengan melibatkan penggemar di dalam proses kreatif melalui Grup Facebook Warga Antimobs, serta menayangkan konser secara livestream di Facebook. Inisiatif ini menegaskan peran Facebook dalam menghubungkan banyak orang lewat kesamaan minat, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk berinteraksi dengan komunitas mereka dan menjangkau audiens yang lebih luas.
(***)




