trenddjakarta.com, Jakarta, 15 Januari 2024 – Bioskop Online, mengumumkan kehadiran tiga koleksi film baru yang dapat di nikmati oleh para penonton mulai bulan Januari 2024. Dengan hadirnya tiga film terbaru ini, tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas. Tetapi juga memberikan dukungan kuat bagi industri film lokal khususnya bagi mereka sineas-sineas muda berbakat di berbagai penjuru Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya sineas Indonesia, Bioskop Online merangkul dan memperkuat semangat film Indonesia dalam mendistribusikan karya-karya mereka. Bonifacius Soemarmo (VP Growth & Marketing Digital Business Visinema), menyatakan antusiasmenya dalam membuka tahun dengan membawa film-film Indonesia pilihan terbaru ke platform Bioskop Online. “Kami sangat senang dapat mempersembahkan tiga film pilihan ini kepada para penonton setia Bioskop Online. Kehadiran film-film ini adalah bukti komitmen kami untuk terus mendukung dan memajukan industri film Indonesia yang sejalan dengan semangat Bioskop Online, sebagai Rumah Sinema Indonesia, karena kami percaya bahwa karya-karya berkualitas dari para sineas muda berhak mendapat kesempatan yang sama untuk dapat bertemu dengan para penontonnya,” ungkapnya.
Untuk melengkapi informasi, berikut selengkapnya dari ketiga film tersebut;
1. “Pagi Membunuh Bulan”
“Pagi Membunuh Bulan” adalah karya penuh makna yang diproduseri oleh Rolando Octavio dan disutradarai oleh Ace Raden Desenasuria. Dengan durasi 40 menit, film ini berhasil meraih penghargaan Best Short Movie, Best Scriptwriter, dan Best Asian Short Movie di dua festival di India. Film ini menceritakan perjalanan penyembuhan Surya dari kehilangan yang mendalam, menggambarkan karma dan perjalanan memaafkan melalui kehidupan sehari-hari. Produser film ini, Rolando Octavio, menyatakan, “Makna hidup seringkali terlalu rumit untuk dipahami. Film ini merupakan wujud kontemplasi terhadap itu semua, melalui hal-hal kecil terjadi dalam keseharian kita. Bagi budaya Indonesia, film ini juga bisa menjadi penting karena kita mengangkat cerita rakyat Bunga Wijaya Kusuma yang hilang dari Pulau Jawa.”
2. “Spaces Underlined”
“Spaces Underlined” adalah kolaborasi inspiratif dari komunitas film di Bandung, Indonesia. Di produseri oleh Rizaldy Bagas dan Dzikri Maulana. Serta di sutradarai oleh Roufy Nasution, Sady Alif dan Vania Qanita Damayanti. Film ini menggambarkan kegelisahan pribadi tiga sutradara melalui tiga kisah terpisah yang bersatu dalam tema ruang. Produser Rizaldy Bagas menjelaskan, “Sebagai inisiatif komunitas, film ini bertujuan untuk menginspirasi para sineas lokal di Indonesia. Yang kerap menghadapi tantangan dalam mengakses industri film. Dengan memperkuat persatuan dan kolaborasi. Spaces Underlined berupaya menumbuhkan semangat dan motivasi di antara para pembuat film lokal untuk bersatu, tumbuh dan menciptakan narasi berdampak yang selaras dengan dunia.”
3. “Lucid Love”






