trenddjakarta.com – SIG, Sambu Group dan Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) meresmikan sebuah gedung serbaguna ramah lingkungan (eco building) yang di sebut Gedung Eco-Sistem Kelapa di Pulau Burung, Riau. Terletak di salah satu perkebunan milik Sambu Group yaitu PT Riau Sakti United Plantations (RSUP). Gedung Eco-Sistem Kelapa di bangun menggunakan blok bangunan ramah lingkungan (eco-block) yang terbuat dari plastik daur ulang. Inisiatif ini merupakan cerminan komitmen SIG, Sambu Group dan YBDA dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Hadir dalam acara peresmian Gedung Eco-Sistem Kelapa adalah Angela Lu, President and General Manager Asia Pacific at SIG. M Anton Bagus Asmara, Chief Operating Officer PT Riau Sakti United Plantations (RSUP). Noer Wellington, Head of Market Indonesia, Malaysia, Vietnam and Philippines at SIG. Dan Tua Hutabarat, Foundation Operational Manager Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA).
“SIG sangat senang mengumumkan bahwa hari ini, proyek gedung ramah lingkungan kami di Indonesia, yakni Gedung Eco-Sistem Kelapa akhirnya selesai. Dan akan segera siap di gunakan oleh masyarakat setempat di Pulau Burung. Kami sangat menghargai mitra kami yang memiliki visi yang sama untuk keberlanjutan seperti SIG. Sebagai penyedia solusi kemasan terkemuka yang lebih baik, kami selalu berkomitmen untuk memberikan lebih kepada manusia dan planet ini daripada yang kami ambil. Gedung Eco-Sistem Kelapa menandai komitmen kami untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Kami berharap Gedung Eco-Sistem Kelapa akan menjadi aset di daerah ini dan akan di gunakan oleh masyarakat untuk tujuan positif”. Ungkap Angela Lu, President and General Manager Asia Pacific at SIG.
Gedung Eco-Sistem Kelapa merupakan proyek bersama antara SIG, penyedia solusi kemasan terkemuka. Sambu Group, salah satu perusahaan kelapa teringetrasi terbesar di dunia. Yayasan Bahtera Dwipa Abadi, organisasi nirlaba yang di dirikan oleh Sambu Group. Dan Block Solutions Indonesia, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam mengembangkan blok bangunan berkelanjutan. Gedung ini memiliki luas 7,2m x 16,2m dan dapat menampung hingga 90 orang. Gedung akan berfungsi sebagai ruang bersama bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat untuk berkumpul. Ruang yang di bangun khusus ini dapat di gunakan untuk kelas, pertemuan komunitas, perayaan dan berbagai kegiatan lainnya.
“Sambu Group telah menjadi mitra SIG sejak tahun 2007. Sejak awal kemitraan kami, kami berbagi visi yang sama terhadap keberlanjutan. Dan bersama-sama kami telah meluncurkan beberapa kampanye dan inisiatif keberlanjutan selama bertahun-tahun. Kami senang dapat terus mengembangkan kemitraan kami melalui Gedung Eco-Sistem Kelapa. Menunjukkan bahwa dengan menggunakan bahan daur ulang, kami menciptakan ruang yang ramah dan inklusif bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Burung. Kami berharap investasi untuk Gedung Eco-Sistem Kelapa ini akan membantu menjadi kontribusi yang bermakna. Yang akan berfungsi sebagai tempat sosial sekaligus fasilitas pendidikan karena terletak di area sekolah”. Noer Wellington, Head of Market Indonesia, Malaysia, Vietnam and Philippines at SIG.
Gedung Eco-Sistem Kelapa terletak di Sekolah Dasar Swasta 022 – PT Riau Sakti United Plantation divisi Perkebunan KM.09, Desa Pulau Burung, lokasi pabrik milik Sambu Group.
“Keberlanjutan merupakan hal mendasar bagi Sambu Group. Karena bagi Sambu Group, para petani kelapa lebih dari sekedar pemasok. Dan menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan selama 57 tahun. Masyarakat setempat telah bertumbuh bersama Sambu Group selama puluhan tahun. Kami berbagi ekosistem yang memiliki manfaat bagi satu sama lain. Dan kami akan terus berbagi dengan komunitas setempat, salah satunya dengan mendirikan Gedung Eco-Sistem Kelapa. Kehadiran Gedung Eco-Sistem Kelapa merupakan upaya gabungan untuk menyediakan gedung ramah lingkungan yang bermanfaat bagi penduduk di sekitar pabrik dan perkebunan. Semoga warga Pulau Burung bisa menikmati berbagai manfaat dari Gedung Eco-Sistem Kelapa’. Tandas M Anton Bagus Asmara, Chief Operating Officer PT RSUP.
“Sebagai organisasi nirlaba, yang di dirikan oleh pendiri Sambu Group, dan beroperasi di ekosistem kelapa. YBDA telah mengambil peran untuk ikut bertanggung jawab bagi masyarakat setempat di dalam ekosistemnya. Tujuan YBDA adalah untuk meningkatkan martabat petani kelapa dan komunitas setempat di dalam ekosistem ini. Termasuk di dalamnya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Fasilitas dan infrastruktur publik juga menjadi salah satu cakupan kerja YBDA. Pembangunan Gedung Eco-Sistem Kelapa di sekolah kami, di kecamatan Pulau Burung, sangat berarti bagi masyarakat. Karena sekarang telah tersedia tempat yang bisa di gunakan untuk berbagai macam kegiatan, baik untuk masyarakat umum serta program pendidikan. Tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bagi seluruh warga”. Ujar Tua Hutabarat, Foundation Operational Manager YBDA.
Pembangunan Gedung Eco-Sistem Kelapa di lakukan oleh Block Solutions Indonesia. Sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam mengembangkan eco-block. Yakni blok bangunan berkelanjutan dari plastik yang telah di daur ulang, yang di beli dari sumber-sumber lokal. Selain terbuat dari plastik daur ulang, eco-block ini ringan dan mudah di susun. Sebanyak 1.274 eco-block di gunakan untuk membangun Gedung Eco-Sistem Kelapa. Jika di hitung, 1.274 eco-block ini terbuat dari 3,15 ton plastik daur ulang dan dapat mengurangi 7,3 ton karbon.
“Berdasarkan data, terdapat 6,3 miliar ton limbah plastik di planet kita. Di mana 12 juta ton di buang ke laut setiap tahunnya dan kurang dari 10% plastik di daur ulang. Block Solutions Indonesia hadir untuk membantu para pelanggan dalam membangun rumah, sekolah dan bangunan-bangunan lainnya yang bersifat ramah lingkungan. Dan memiliki harga terjangkau dengan menciptakan blok dari limbah plastik yang di daur-ulang. Gedung Eco-Sistem Kelapa di Pulau Burung adalah proyek yang sangat menarik bagi kami karena kami percaya akan membangun masa depan yang lebih baik untuk planet ini. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat bekerja sama dengan SIG, Sambu Group dan YBDA dalam membangun Gedung Eco-Sistem Kelapa. Karena kami semua mengedepankan keberlanjutan di bisnis-bisnis kami. Dan kami berharap Gedung Eco-Sistem Kelapa akan menjadi kontribusi bermanfaat bagi masyarakat di Pulau Burung”. Kata Jimmy Hutasoit, CEO of Block Solutions Indonesia.
“Sejak hadir di Indonesia pada tahun 2022, SIG terus menjalankan berbagai kegiatan berkelanjutan bersama mitra dan pelanggan kami. Yang dengan tujuan berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Gedung Eco-Sistem Kelapa adalah bukti dari komitmen kami terhadap keberlanjutan dan kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Di mulai dari mendaur-ulang limbah plastik. Bersama para mitra, kami telah berhasil mendirikan Gedung Eco-Sistem Kelapa menggunakan blok yang terbuat dari limbah plastik yang telah didaur-ulang. Yang membuktikan bahwa langkah mendaur-ulang sekecil apa pun, jika di lakukan secara terus-menerus, dapat membuahkan hasil yang signifikan. Mari mulai melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang mendukung keberlanjutan. Agar bersama-sama, kita dapat melestarikan bumi, untuk yang lebih baik”. Ujar Noer Wellington, Head of Market Indonesia, Malaysia, Vietnam and Philippines at SIG.
(***)




