
trenddjakarta.com – Palembang tidak hanya terkenal dengan Jembatan Ampera dan kuliner pempeknya. Di tengah aliran Sungai Musi, terdapat sebuah destinasi wisata unik yang sarat sejarah, budaya, dan legenda, yaitu Pulau Kemaro. Tempat ini menjadi salah satu ikon wisata Palembang yang selalu menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
Pulau Kemaro di kenal sebagai pusat wisata budaya Tionghoa di Palembang. Daya tarik utamanya adalah pagoda megah setinggi sembilan lantai yang berdiri kokoh dan menjadi landmark paling terkenal di kawasan tersebut. Bangunan berwarna merah yang mencolok ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto sekaligus menikmati panorama Sungai Musi dari kejauhan.
Selain pagoda, Pulau Kemaro juga memiliki klenteng yang masih aktif di gunakan sebagai tempat ibadah umat Konghucu dan Buddha. Suasana tenang dengan nuansa budaya Tionghoa yang kental membuat pengunjung seolah berada di destinasi wisata budaya luar negeri.
Keunikan Pulau Kemaro semakin lengkap dengan kisah legenda cinta yang melegenda antara Siti Fatimah dan Tan Bun An. Cerita tragis yang telah di wariskan turun-temurun tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah dan budaya Palembang lebih dalam. Di kawasan pulau ini juga terdapat pohon cinta yang sering di kaitkan dengan legenda tersebut.
Saat perayaan Cap Go Meh. Pulau Kemaro berubah menjadi pusat kegiatan budaya yang ramai di kunjungi ribuan wisatawan. Berbagai atraksi seni, pertunjukan budaya, hingga ritual keagamaan menjadikan suasana semakin meriah dan penuh warna.
Selain wisata sejarah dan budaya, Pulau Kemaro juga menawarkan banyak spot foto Instagramable. Perpaduan arsitektur pagoda, klenteng, taman, dan panorama Sungai Musi menciptakan latar yang menarik bagi para pecinta fotografi dan konten media sosial.
Untuk mencapai Pulau Kemaro, wisatawan dapat menggunakan perahu ketek atau speedboat dari dermaga di sekitar Sungai Musi. Perjalanan menyusuri sungai menjadi pengalaman tersendiri yang menambah keseruan saat berkunjung ke destinasi ini.
Dengan perpaduan sejarah, budaya, legenda cinta, dan keindahan alam Sungai Musi. Pulau ini menjadi destinasi yang wajib masuk dalam daftar kunjungan saat berlibur ke Palembang.
- Harga Masuk: Gratis
- Biaya Penyeberangan: Sekitar Rp50.000 – Rp100.000 per orang (tergantung jenis perahu)
- Jam Operasional: 09.00 – 19.00 WIB
Cocok Untuk: Wisata budaya, sejarah, fotografi, keluarga, dan pencinta destinasi unik.
(Td/Nda)






