
trenddjakarta.com – Setiap tahun, 5 Juni di peringati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang merupakan hari Internasional terbesar untuk lingkungan. Peringatan ini pertama kali di adakan oleh United Nations Environmental Program pada tahun 1973 untuk menyatukan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan sebuah misi untuk menjaga dan merestorasi planet kita. Memberdayakan pemerintahan, usaha, komunitas dan individu untuk menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.
Tahun ini, Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertemakan #BeatPlasticPollution, yang seperti namanya, berfokus pada mengakhiri polusi plastik. Selama bertahun-tahun, polusi plastik telah menyebar ke seluruh penjuru dunia, meresap ke dalam air yang kita minum. Makanan yang kita makan dan ke dalam tubuh kita. Polusi plastik memperburuk dampak mematikan dari tiga krisis planet: krisis perubahan iklim; krisis alam, hilangnya lahan dan keanekaragaman hayati. Dan serta krisis polusi dan limbah.
Sebagai penyedia solusi kemasan terkemuka yang lebih baik, SIG berambisi untuk menciptakan sebuah sistem kemasan makanan regeneratif serta pengemasan yang lebih baik. Yang memberikan lebih kepada manusia dan planet ini daripada yang di ambil. Kemasan yang lebih baik, atau Packaging for Better berarti lebih baik bagi para pelanggan, konsumen dan untuk dunia.
Pendekatan SIG terhadap keberlanjutan
Strategi keberlanjutan SIG di bangun berdasarkan empat area tindakan: Climate+, Forest+, Resource+, dan Food+. Pilar-pilar ini memandu kami dalam upaya memitigasi perubahan iklim, mempromosikan kehutanan yang bertanggung jawab. Serta memajukan prinsip ekonomi sirkuler dan meningkatkan nutrisi global. Sejak didirikan pada tahun 1853, SIG terus berfokus pada keberlanjutan. Membangun pabrik pertamanya di dekat Air Terjun Rhine di Switzerland, yang di kenal akan kelimpahan energi terbarukan.
“Bagi SIG, 170 tahun terakhir merupakan perjalanan indah yang penuh dengan kemajuan dalam keberlanjutan dan inovasi. Selama puluhan tahun, kami telah memimpin industri kemasan makanan dan minuman melalui terobosan inovasi berkelanjutan. Ilmu material telah menjadi kunci kami dalam menciptakan inovasi kemasan yang berbeda dan berkelanjutan. Kami mengembangkan bahan-bahan terbaru yang dapat meningkatkan kemampuan daur ulang, mengurangi jejak karbon dan memaksimalkan pembaharuan. Di Indonesia, SIG terus menjadi perusahaan pengemasan terkemuka selama 23 tahun. Sepanjang 23 tahun tersebut, Indonesia telah menjadi salah satu pasar dengan perkembangan paling pesat. Dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan SIG di wilayah Asia Tenggara. Indonesia memiliki basis pelanggan yang kuat dan di dukung oleh minat konsumen terhadap kemasan yang memiliki nilai tambahan, berbeda dan berkelanjutan”. Ungkap Angela Lu, President and General Manager Asia Pacific at SIG.
Dalam masa yang akan datang, SIG akan melanjutkan perjalanannya dalam menciptakan pengemasan yang lebih baik. Solusi kemasan yang:
- Menghilangkan lebih banyak karbon dari atmosfer daripada yang di keluarkan selama seluruh siklus hidup kemasan
- Terbuat dari bahan yang selalu dapat di perbaharui atau di daur ulang
- Memberikan gizi yang aman dan sehat bagi semua orang
Sepenuhnya mudah di daur ulang di mana pun di dunia
SIG Indonesia – 23 tahun inovasi berkelanjutan di Indonesia
SIG mengawali perjalanannya di Indonesia pada tahun 2002 sebagai kantor penjualan, bekerja sama dengan beberapa pelanggan awalnya. Seperti Frisian Flag Indonesia, Ultrajaya dan Sambu Group (Santan KARA). Perusahaan bernama PT SIG Combibloc Indonesia secara resmi di dirikan pada 3 Juni 2014. Sejak itu, SIG terus berkembang di Indonesia. Kini menyediakan solusi kemasan berkelanjutan untuk para pelaku industri makanan dan minuman terkemuka di pasar.
Noer Wellington, Head of Commercial SEA, Japan & South Korea (interim), SIG Indonesia mengatakan. “Selama 23 tahun, SIG Indonesia telah memulai perjalanan inovasi berkelanjutan. Melayani para pelanggan kami dengan kemasan yang terbuat dari bahan-bahan yang terbarukan dan dapat di daur ulang. Kami berawal sebagai kantor penjualan dan kini telah berkembang menjadi perusahaan seperti sekarang. Bekerja sama dengan para pelanggan dalam menghadirkan beragam inovasi kemasan di Indonesia. Pada tahun 2004, SIG bekerja sama dengan Frisian Flag Indonesia dalam menghadirkan mesin pengisiannya yang pertama. Pada tahun 2006, SIG bersama Ultrajaya memasuki kategori teh ready-to-drink. Dan di ikuti dengan kategori santan pada tahun 2007 bersama Sambu Group”.
“SIG kemudian memasuki kategori produk yang didinginkan (chilled products) bersama PT Diamond Cold Storage pada tahun 2010. Dan solusi kemasan spouted pouch pada tahun 2016 bersama PT Heinz ABC. Yang terbaru, pada tahun 2023, SIG memasuki kategori drinking yogurt bersama Cimory dan SIG juga menyediakan kemasan unik berukuran 750ml di pasar. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk bisa bekerja dengan pelanggan kami selama 23 tahun terakhir. Tidak hanya dalam inovasi berkelanjutan, tapi juga dalam menjalankan kampanye keberlanjutan”. Ungkapnya lagi.
“Sejalan dengan dengan inisiatif ‘Nourishing a Better Planet’ dari perusahaan induk kami. FrieslandCampina, Frisian Flag Indonesia terus berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, sejahtera dan harmonis. Melalui inovasi tanpa henti dan berbagai terobosan, Frisian Flag Indonesia berusaha untuk menyediakan gizi lebih baik melalui rangkaian produk susunya yang lengkap. Memberikan taraf hidup yang lebih baik bagi para petani setempat serta terus berkomitmen dalam menjaga keberlanjutan energi dan melestarikan lingkungan. Sejak tahun 2004, kami terus berinovasi bersama SIG. Di mulai dengan pemasangan mesin pengisian SIG. Selama bertahun-tahun, SIG telah menjadi mitra kami dalam memproduksi kemasan berkelanjutan untuk produk susu kami. Dan dalam menjalankan inisiatif keberlanjutan bagi konsumen di Indonesia. Selamat sebesar-besarnya kepada SIG atas 23 tahun berinovasi untuk Indonesia yang lebih baik. Kami berharap dapat terus melanjutkan kemitraan ini untuk bersama-sama berusaha menciptakan masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan”. Ujar Gustavo Hildenbrand, President Director Frisian Flag Indonesia.
SIG Indonesia telah menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan, di antaranya:
“Keberlanjutan menjadi hal mendasar bagi Sambu Group yang telah berdiri lebih dari 55 tahun lalu. Sejak tahun 2007, kami telah bertumbuh bersama SIG, menjangkau konsumen di Indonesia dengan produk santan berkualitas yang di kemas dalam kemasan ramah lingkungan. Kemitraan kami dengan SIG bersifat saling menguntungkan. Di mana SIG tidak hanya mendukung kami melalui produk kemasan, namun kami bersama-sama juga telah menjalankan berbagai kegiatan keberlanjutan di Indonesia. Hal terbaru adalah saat Sambu Group dan SIG meresmikan eco-building yang di sebut sebagai ‘Gedung Eco-Sistem Kelapa’ di Pulau Burung, Indragiri Hilir, Riau. Sebagai gedung serbaguna, bangunan ramah lingkungan tersebut menghasilkan dampak positif bagi masyarakat setempat. Sambu Group berharap untuk bisa terus bekerja bersama SIG, saling membantu untuk dapat mencapai tujuan menuju keberlanjutan”. Kata M Anton Bagus Asmara, Chief Operating Officer PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP) mewakili Sambu Group.
Tua Hutabarat, Foundation Operational Manager of Yayasan Bahtera Dwipa Abadi (YBDA) menambahkan. “Sebagai organisasi nirlaba yang di dirikan oleh pendiri Sambu Group dan beroperasi di ekosistem kelapa. YBDA bertanggung jawab melakukan pemberdayaan masyarakat setempat di dalam ekosistemnya. YBDA bertujuan untuk meningkatkan martabat petani kelapa dan masyarakat lokal di dalam ekosistem, termasuk dengan meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Fasilitas umum dan infrastruktur merupakan salah satu cakupan kerja YBDA. Pembangunan Gedung Eco-Sistem Kelapa di sekolah kami di Kecamatan Pulau Burung sangat berarti bagi masyarakat. Sekarang telah tersedia tempat yang di dambakan. Tempat untuk program peningkatan kualitas masyarakat dan pendidikan di masa depan, tidak hanya untuk anak-anak tetapi juga untuk desa itu sendiri.”
Mr Noer Wellington mengatakan. “Untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, SIG mengajak masyarakat untuk bergabung bersama kami dalam mengurangi plastik dan bertindak untuk lingkungan kita, seperti yang telah di lakukan oleh SIG Indonesia selama 23 tahun. Sebagai penyedia solusi pengemasan terkemuka yang lebih baik (Packaging for Better) lebih baik untuk para pelanggan, konsumen dan dunia. Kami akan terus bekerja sama dengan pelanggan kami untuk menyediakan produk-produk makanan dan minuman bagi konsumen di seluruh dunia. Yaitu dengan cara yang aman, berkelanjutan dan terjangkau”.
“SIG mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mulai mengambil langkah kecil dalam mengurangi plastik dan melestarikan lingkungan. Seperti mulai mendaur ulang di rumah, memilah sampah di rumah dan mengirimkan sampah ke badan pengumpulan sampah. SIG juga telah menyediakan booth Recycle for Good di Cibubur Junction. Di mana semua orang bisa mengumpulkan sampah mereka untuk kemudian di tukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Setelah menghadirkan inovasi ramah lingkungan selama 23 tahun di Indonesia, SIG berharap akan bertahun-tahun inovasi berkelanjutan di negara ini. Yaitu melalui inovasi kemasan dan inisiatif keberlanjutan bersama para pelanggan kami dan masyarakat Indonesia”. Ujarnya lagi.
(***)





