
trenddjakarta.com, Bener Meriah dan Aceh Tengah — TNI Angkatan Darat memastikan bantuan logistik kemanusiaan tetap menjangkau masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah. Yang hingga kini masih sulit di akses melalui jalur darat. Dan dengan mengerahkan helikopter Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), Sabtu (20/12/2025).
Menggunakan Helikopter Bell 412EPI Nomor Registrasi HA-5230, TNI AD mendistribusikan bantuan logistik ke sejumlah titik. Yaitu antara lain Kecamatan Timang Gajah, Mesidah, dan Syiah Utama di Kabupaten Bener Meriah, serta Kecamatan Linge di Kabupaten Aceh Tengah. Pada pengerahan tersebut, helikopter mengangkut 100 kilogram logistik dan lima orang dokter spesialis ke Desa Cekal, Kecamatan Timang Gajah. Dan juga 1.000 kilogram logistik ke Desa Perumpakan Benjadi, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah.
Distribusi bantuan di lakukan melalui udara mengingat kondisi medan dan keterbatasan akses darat yang belum memungkinkan di lalui secara normal. Di Desa Cekal, bantuan logistik langsung di sambut masyarakat yang sangat membutuhkan. Sementara di Desa Perumpakan Benjadi, helikopter berhasil mendarat dengan aman di lahan terbuka meski kondisi permukaan tidak sepenuhnya rata.
Selain Helikopter Bell 412EPI, TNI AD juga mengerahkan Helikopter Mi-17V5 Nomor Registrasi HA-5140 yang memiliki kapasitas angkut lebih besar. Helikopter ini mendistribusikan 1.000 kilogram logistik ke Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Dan juga 1.100 kilogram logistik ke Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah. Kehadiran helikopter yang membawa bantuan dalam jumlah besar tersebut di sambut antusias oleh masyarakat setempat.
Pelaksanaan misi distribusi melalui udara ini di hadapkan pada tingginya intensitas operasi penerbangan di Bandara Rembele yang berdampak pada keterbatasan ketersediaan bahan bakar avtur. Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan. Seluruh kru memutuskan menghentikan misi setelah total 3.200 kilogram logistik berhasil di salurkan ke wilayah sasaran.
TNI Angkatan Darat bersama instansi terkait akan terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau masyarakat terdampak bencana di Aceh. Yang khususnya di daerah-daerah yang masih mengalami kendala akses. Ini semua sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat.(***)
Sumber : Dispenad





