
trenddjakarta.com, JAKARTA — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa pengerahan alat berat menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera, khususnya untuk membersihkan lumpur dan material sisa bencana agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.
Penegasan tersebut di sampaikan Kasad. Yaitu saat memimpin apel gelar Alat Material Zeni (Almatzi) di Dermaga Satuan Angkutan Air (Satang Air) Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/1/2026). Apel gelar Almatzi ini di laksanakan. Yang sebagai bagian dari kesiapan pengiriman bantuan alat berat TNI AD ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kasad mengungkapkan bahwa alat berat yang di kirimkan merupakan percepatan dari pengadaan tahun 2026. Yang sengaja di majukan untuk mendukung penanganan bencana di lapangan. “Jadi ini memang banyak barang-barang pengadaan tahun 2026 yang kami percepat. Karena prosedurnya ada, sehingga yang harusnya di kirimkan ke satuan-satuan, kami kirimkan dulu ke tempat bencana. Dan juga hasil evaluasi kami, setelah sampai di sana, lumpur-lumpur yang tinggi itu tidak bisa di lakukan secara manual,” jelas Kasad.
Lebih lanjut. Kasad menambahkan bahwa pembersihan material sisa bencana dengan mengandalkan tenaga manusia dalam jumlah besar tetap tidak efektif tanpa dukungan alat berat. “Jadi kalau manusia mau berapa ribu pun, itu mungkin akan sulit. Sehingga kita pikir harus dump truck karena di bersihkan dari jalan langsung ke rumah, dari rumah di bersihkan lagi,” imbuhnya.
Adapun alat berat yang di kerahkan TNI AD meliputi. Yaitu 18 unit excavator PC 200, 3 unit excavator long arm, 7 unit buldozer, 25 unit dump truck, 2 unit kendaraan tangki BBM, 27 unit truk angkut personel. Serta 7 unit kendaraan pemadam kebakaran. Seluruh alutsista tersebut di kirimkan melalui jalur laut menggunakan Kapal ADRI maupun jalur darat sesuai kondisi wilayah sasaran.
Selain itu, turut di serahkan 20 unit kendaraan penjernih air bantuan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Dengan penyerahan yang di saksikan langsung oleh Menkopolkam Djamari Chaniago dan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Kasad berharap pengerahan alat berat ini dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana. Sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, dapat kembali berjalan normal secepatnya. (Red)
Sumber : Dispenad






