
trenddjakarta.com – Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menghadirkan program BerOjol (Berkah Untuk Ojek Online) pada Ramadan ini, dengan mensasar 1447 ojek online yang tersebar di Jabodetabek untuk dilakukan service atau perawatan kendaraan secara gratis. Giat ini juga turut melibatkan 20 mitra bengkel kecil sebagai bagian mendorong layanan UMKM meningkat. Adapun lokasi layanan yang perlu di catat terletak di Promatic Bekasi, Promatic Tangerang, Promatic Jakarta Timur, hingga 20 mitra bengkel di Depok dan Bogor.
“Acara yang berlokasi di Lotte Grosir, Ciputat, Tangerang pada Minggu, 01/03/2026. Juga di hadiri oleh Aldi Taher dan di harapkan dapat menyedot animo para ojek online untuk segera merawat motornya. Yang di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan ini. Acara ini juga di dukung dari Paragoncorp. Dan di harapkan pada awal ini dapat terlayani 200 motor ojek online,” tutur Wakil Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah.
“Terima kasih semua kolaborator dari beragam pihak corporate hingga donatur atas selenggarakannya acara ini. Kami menargetkan di program BerOjol dalam setahun terdapat 10.000 motor ojek online. Dan di ramadan tahun ini kita targetkan 1447 motor ojek online,” ujar Sulistiqomah ketua ramadan 1447 H Dompet Dhuafa.
“Di acara ini juga tersedia layanan cek kesehatan gratis dari Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa. Setiap pengendara ojek online juga kita dukung kesehatan sehingga dapat beraktivitas dengan kondisi bugar, serta sekaligus tebar zakat fitrah. UMKM Zona Madina juga mengenalkan ragam program produk pemberdayaan”, tambah Sulistiqomah.
“Saya sudah jalani ojek online sejak 2017, Alhamdulillah terima kasih para donatur Dompet Dhuafa yang sudah melayani dan merawat motor saya. Sehingga untuk lanjut mencari nafkah serta mengurangi beban pengeluaran untuk service motor kami, pulang juga mendapatkan beras”, ujar Afi, wanita pengendara ojek online.
Adapun syarat atau kriteria penerima manfaat program ini seperti pengemudi harus tercatat resmi sebagai mitra pengemudi ojek online serta pendapatan bersih kurang dari tiga juta rupiah per bulan (Rp3.000.000,-).

Siang ini juga Dompet Dhuafa menunjukan sektor bahwa pelatihan dan giat edukasi dalam Institut Kemandirian juga banyak melahirkan para pekerja bengkel yang handal. Dan yang juga dapat mandiri sehingga memperoleh peningkatan ekonomi yang cukup.
Berawal dari dana zakat yang kami gulirkan. Di mana memberikan manfaat bagi dhuafa di Institut Kemandirian yang merupakan pusat pelatihan vokasi. Dan juga kewirausahaan yang berfokus memberdayakan kaum dhuafa, pemuda putus sekolah. Juga penyandang disabilitas menjadi mandiri melalui pelatihan hardskill dan softskill. Seperti teknik otomotif, digital live selling, hingga barista, guna menciptakan SDM siap kerja dan berwirausaha.
(Ju)







