
trenddjakarta.com – Kalau bicara soal komika dengan gaya ceplas-ceplos dan terasa seperti “teman tongkrongan sendiri”, nama Boah Sartika jelas masuk dalam daftar.
Perempuan bernama lengkap Sartika Yulianti ini memang punya cara unik dalam membawakan keresahan hidup. Nggak di buat-buat, nggak terlalu banyak polesan, tapi justru itu yang bikin penonton merasa dekat. Dari cerita soal hidup pas-pasan, tekanan sosial, sampai obrolan random ala warga sehari-hari, semuanya bisa berubah jadi bahan komedi yang lucu brutal saat di bawakan Boah.
Nggak cuma aktif di dunia stand-up comedy, Boah juga mulai memperluas kariernya ke industri perfilman Indonesia. Ia beberapa kali terlibat dalam produksi film tanah air. Seperti dalam film Yuni (2021), Kukejar Mimpi (2024),Tinggal Meninggal (2025), sampai Agak Laen Menyala Pantiku! (2025). Membuktikan bahwa dirinya bukan hanya komika, tetapi juga entertainer multitalenta.
Perjalanan Karir Boah Sartika
Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah di dunia stand-up comedy di mulai dari komunitas Stand Up Indo Cikarang. Dari panggung komunitas itulah kemampuan menulis materi dan membangun persona panggungnya mulai terbentuk. Siapa sangka, dari tongkrongan komunitas, Boah akhirnya berhasil melangkah ke industri hiburan Indonesia.
Nama Boah mulai di kenal luas setelah tampil di ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 7 di Kompas TV dan berhasil masuk ke 6 besar. Saat itu, ia mencatat sejarah sebagai peserta termuda sepanjang perjalanan SUCI. Setelah SUCI, ia juga berhasil menduduki peringkat 6 besar di ajang Stand Up Comedy Academi (SUCA) Season 4. Meski masih sangat muda, penampilannya langsung mencuri perhatian karena personanya. Hingga akhirnya Boah bergabung dengan Hahaha Corp pada tahun 2024.
Yang bikin Boah berbeda adalah karakternya yang sangat “warga”. Ia tampil apa adanya, polos, dengan gaya bicara spontan seperti obrolan di warung kopi atau tongkrongan–serta logat khas Bekasi-nya.
Di balik persona lucunya, Boah juga di kenal punya jiwa petualang. Salah satu hal yang cukup melekat dengan beliau, adalah hobinya touring menggunakan motor vespa ke berbagai daerah di Indonesia. Hal yang cukup jarang di temui, apalagi di kalangan komika perempuan.
Kecintaannya terhadap perjalanan itu bahkan di wujudkan lewat tour stand-up comedy bertajuk SE-BOAH PERJALANAN pada tahun 2024. Dalam tour tersebut, Boah melakukan road trip menggunakan vespa miliknya sendiri sambil mengunjungi lima kota. Yaitu Salatiga, Yogyakarta, Purwokerto, Indramayu, dan Bandung.
Buat Boah, perjalanan bukan cuma soal berpindah kota. Ada banyak cerita hidup, pengalaman baru, hingga keresahan yang akhirnya berubah menjadi materi stand-up
comedy di atas panggung. Dari jalanan panjang sampai obrolan dengan orang-orang baru, semuanya jadi bagian dari proses kreatifnya.
Akan Segera Kembali ke Panggung dengan DI ATAS RODA
Kini, Boah Sartika tengah mempersiapkan pertunjukan spesial terbarunya bertajuk DI ATAS RODA. Show ini akan menjadi ruang bagi Boah untuk membagikan cerita tentang hidup yang terus berputar dan tentang nasib, perjuangan, dan bagaimana manusia tetap harus berjalan meski keadaan sering berubah tiba-tiba. Dengan gaya khasnya yang lucu, spontan, dan penuh keresahan sehari-hari. DI ATAS RODA di pastikan bukan cuma jadi pertunjukan stand-up comedy biasa. Penonton akan di ajak tertawa sekaligus melihat hidup dari sudut pandang Boah yang apa adanya.
Show spesial ini akan di gelar pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 19.00 WIB. Tiket presale akan mulai di jual pada 25 Mei 2026 melalui laman www.diatasroda.com, dengan
kategori (harga belum termasuk pajak hiburan 10% dan biaya administrasi 5%):
● Bronze — Rp149.000
● Silver — Rp179.000
● Gold — Rp199.000
● Platinum — Rp229.000
Buat kamu yang suka komedi dengan gaya dekat, jujur, dan penuh cerita kehidupan sehari-hari. Show terbaru Boah Sartika ini jelas jadi salah satu pertunjukan yang sayang
untuk di lewatkan.
(* * *)






