
trenddjakarta.com, Jakarta, 10 Desember 2025 – Dua produser populer Tanah Air; Whisnu Santika dan Rey Putra berkolaborasi dengan singer-songwriter Cosmo Kent–yang di kenal juga sebagai Prince Husein, merilis single “I’ll Be Yours” hari ini (10/12). Di rilis lewat label independen WSM yang menjadi rumah bagi rilisan-rilisan Whisnu Santika. Lagu ini menyajikan warna dance pop yang kental, ramah telinga, dengan groove asyik buat di bawa dance.
Lirik “I’ll Be Yours” di tulis oleh Cosmo Kent dengan warna emosional yang kuat. Menyiratkan keputusasaan sekaligus keikhlasan dari dua orang yang pernah saling mencintai namun telah berpisah. Bagi Whisnu Santika, “Dia (Cosmo Kent) punya diksi yang benar-benar di pilih saat menulis lirik.” Kisah personal Whisnu Santika di lagu ini dapat bergulir sempurna melalui keahlian Cosmo Kent meramu kata-kata.
Proses di bangunnya “I’ll Be Yours” di awali dari Whisnu Santika yang membuat beats dasarnya, kemudian, Rey Putra menuturkan. “[Demonya] siap ‘di isi’ untuk di sempurnakan. Di situlah porsi saya. Lalu kami serahkan ke Prince [Cosmo Kent] untuk di bikin liriknya, sesuai arahan Mas Whisnu.” Sementara, Cosmo Kent sempat khawatir kalau ketiganya tidak bisa menemukan titik tengah yang menyatukan gaya masing-masing. Namun mereka berhasil menemukan jalannya saat arahannya semakin jelas. “Gue rasa, kami berhasil menemukan representasi warna terbaik yang menggambarkan kami semua,” ujar Cosmo Kent.
“I’ll Be Yours” menandai langkah awal Prince Husein dengan persona musikalnya yang baru: Cosmo Kent. Bagi Prince, konsep Cosmo Kent sudah lama di buat. “Alter ego ini jadi jawaban yang tepat buat gue. Di mana gue bisa kembali berkarya di warna musik yang pernah gue tekuni sebelumnya,” jelasnya.
Rey Putra mendeskripsikan. “Kami membuat lagu ini seringan mungkin untuk ukuran dance music dengan harapan agar lagunya mudah di terima oleh masyarakat Indonesia.” Cosmo Kent menambahkan kalau audience bisa menemukan elemen baru di dalamnya karena mixture yang mereka lakukan di lagu ini mungkin belum di dengar sebelumnya.
(***)





