
Keterangan foto_ Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wali Kota Bekasi saat memberikan sambutan di acara Peluncuran Layanan Radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat
trenddjakarta.com, Bekasi, 18 Desember 2025 – Menjawab meningkatnya kebutuhan layanan kanker di wilayah Bekasi dan sekitarnya, Primaya Hospital Bekasi Barat resmi menghadirkan layanan radioterapi presisi tinggi sebagai bagian dari penguatan Cancer Center. Kehadiran layanan ini memungkinkan pasien menjalani perawatan kanker secara terpadu. Mulai dari deteksi, diagnostik, bedah onkologi, kemoterapi, hingga radioterapi. Dan yang tanpa harus berpindah rumah sakit atau ke luar kota.
Kehadiran radioterapi di Bekasi menjadi langkah strategis di tengah meningkatnya kebutuhan layanan onkologi. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat banyak pasien kanker harus di rujuk ke Jakarta dengan waktu tunggu yang panjang. Data dari Global Cancer Observatory (Globocan) menunjukkan kasus kanker di Indonesia terus meningkat. Bahkan di proyeksikan akan meningkat sebesar 63% antara tahun 2025 hingga 2040.
Radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat menggunakan mesin SHINVA XHA1400 Multi Energy Linear Accelerator dengan teknologi 3D Conformal Radiotherapy (3D CRT). Dan Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT) yang memungkinkan terapi tumor/kanker di lakukan secara presisi. Dengan pengaturan dosis yang akurat, sehingga lebih efektif sekaligus meminimalkan paparan radiasi ke jaringan sehat.
Pada peresmian tersebut, Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono menyambut baik hadirnya layanan radioterapi di Primaya Hospital Bekasi Barat. Menurutnya, fasilitas ini melengkapi layanan kesehatan. Dan memudahkan pasien kanker untuk mendapatkan radioterapi lebih dekat tanpa harus di rujuk ke Jakarta.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, menegaskan bahwa penguatan layanan kanker merupakan fokus strategis Primaya Hospital. “Hadirnya radioterapi adalah bagian dari komitmen kami membangun Cancer Center yang komprehensif dan berstandar Internasional. Agar pasien kanker mendapatkan perawatan yang efektif, terintegrasi, dan berkesinambungan,” ujarnya.
Direktur Primaya Hospital Bekasi Barat, dr. Yoana Periskila Winarto, MKK., MHPM, menyampaikan bahwa sejak Juli 2025 Primaya Hospital Bekasi Barat menjadi rumah sakit swasta tipe A pertama di Bekasi. “Dengan hadirnya layanan radioterapi, kami semakin memperkuat layanan onkologi berbasis multidisciplinary care dalam satu fasilitas. Yang di dukung lebih dari 10 dokter spesialis onkologi dengan berbagai subspesialisasi. Dari mulai hematologi, digestif, ginekologi, hingga onkologi anak,” jelasnya.
Peluncuran layanan ini sejalan dengan Rencana Kanker Nasional yang menekankan peningkatan kapasitas layanan kanker dari diagnosis hingga terapi. Dengan dukungan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) sejak 2014. Primaya Hospital Group terus memperluas akses layanan kanker berstandar global agar dapat di jangkau lebih dekat oleh masyarakat Indonesia.(***)







