
trenddjakarta.com – Di balik hiruk-pikuk Pulau Madura yang di kenal dengan budaya karapan sapi dan batiknya, terdapat sebuah fenomena alam yang unik dan menakjubkan: Api Tak Kunjung Padam. Sesuai namanya, api ini tak pernah padam meski di guyur hujan deras atau tertiup angin kencang. Lokasinya berada di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, sekitar 4 kilometer dari pusat kota di Pulau Madura.
Keunikan Geologi: Api dari Perut Bumi
Api Tak Kunjung Padam bukan berasal dari kayu atau bahan bakar buatan, melainkan dari gas alam yang menyembur dari dalam tanah. Di titik utama yang di kenal dengan nama Apoy Lake’ (api laki-laki), kobaran api terlihat membentuk lingkaran yang di kelilingi pagar besi.
Tak jauh dari situ terdapat pula Apoy Bine’ (api perempuan), yang meskipun lebih kecil namun tetap menyala sepanjang waktu. Keberadaan api ini menjadi salah satu bukti keajaiban geologi yang jarang di temukan di Indonesia, bahkan dunia.
Aktivitas Menarik dan Edukatif
Berwisata ke sini tak hanya soal melihat api. Pengunjung bisa membakar jagung atau sosis langsung di atas api abadi. Sebuah pengalaman seru yang di sukai anak-anak maupun orang dewasa.
Banyak juga yang memanfaatkan tempat ini untuk berfoto, membuat konten, atau sekadar menikmati suasana malam yang hangat. Di sekitar lokasi, terdapat pula pedagang yang menjual oleh-oleh khas Madura. Seperti petis, kaos Madura, celurit mini, dan aksesoris tradisional lainnya.
Di balut Legenda: Kisah Ki Moko dan Cinta Sejati
Lebih dari sekadar fenomena alam, tempat ini juga menyimpan kisah legenda yang di wariskan turun-temurun. Konon, api abadi ini berasal dari tongkat sakti milik Ki Moko, seorang tokoh penyebar agama dari Palembang.
Di kisahkan bahwa ia berhasil menyembuhkan putri raja bernama Siti Suminten. Sebagai bentuk rasa syukur, sang raja pun ingin menikahkan putrinya dengan Ki Moko. Namun Ki Moko yang hidup sederhana merasa tak pantas, hingga akhirnya ia bersemedi dan menancapkan tongkat ke tanah. Muncullah istana megah, telaga, dan api menyala dari tanah. Setelah pernikahan, istana dan telaga menghilang, namun api terus menyala hingga kini.
Legenda ini tidak hanya menambah daya tarik wisata, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang kerendahan hati dan keajaiban cinta sejati.
Pesona Wisata yang Tak Boleh Dilewatkan
Api Tak Kunjung Padam Pamekasan merupakan sebuah fenomena alam yang unik di Desa Larangan Tokol yang membara terus-menerus tanpa henti-hentinya karena semburan gas/perminyakan. Di kombinasikan dengan legenda Ki Moko dan aktivitas wisata seperti memanggang jagung langsung di api. Tempat ini menyajikan perpaduan budaya, cerita rakyat, dan pengalaman lokal yang menarik.
Mudah di jangkau dari kota dengan biaya sangat terjangkau, destinasi ini cocok untuk wisata singkat maupun edukatif. Apakah kalian tertarik? Moggo, bisa langsung mampir kapan saja karena buka 24 jam—siapkan kamera dan selamat menikmati sensasi wisata api ala Madura!
Ditulis oleh:
Didik, M.Pd., lahir di Pamekasan, pada 6 Juni 1986. Ia menyelesaikan S-1 di STAI Al Khairat dan S-2 di IAIN Madura Pamekasan. Kini ia menjabat sebagai guru/pengelola tetap di PP. Mambaul Ulum Bata Bata.
(***)







