
trenddjakarta.com, Jakarta, 14 September 2026 — Palari Films merilis teaser trailer film terbarunya berjudul Desember Jani, yang menjadi ‘All Women Project’ saat media gathering di ForkSteel, Kuningan, Jakarta Selatan. Mengangkat dinamika sebuah keluarga terdiri dari empat perempuan dari tiga generasi; Oma, Mama, dan dua remaja putri (kakak & adik).
Dalam teaser trailer, di ceritakan Sigi Wimala memerankan seorang Ibu bernama Winnie yang tinggal bersama anak keduanya, Jani (Chempa Puteri), dan ibunya, Oma (Tutie Kirana). Sementara anak pertamanya, Julia (Hyori Mika) kabur dari rumah. Winnie merasa harus bertanggung jawab terhadap keluarganya, sembari menavigasi perasaan dan emosinya.
Tak hanya teaser trailer, Desember Jani juga merilis music video dari OST film berjudul Kopi Kaleng ciptaan Harlan Boer, yang kini di aransemen ulang dan di bawakan oleh dua pemeran film, Hyori Mika dan Chempa Puteri. Music video ini di sutradarai dan di-edit oleh Hyori Mika. Yang menampilkan relasi sisterhood yang kompak dan hangat antara karakter Jani dan Julia.
Desember Jani di garap oleh para sineas perempuan, dari sutradara Ariani Darmawan, yang menandai kembalinya ke dunia film setelah lama hiatus, dengan produser Meiske Taurisia, dan debut penulisan skenario dari novelis Cyntha Hariadi.
Film ini juga di bintangi seluruhnya oleh pemeran perempuan dari lintas generasi: Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan Hyori Mika.
Selain merilis teaser trailer, Palari Films juga mengumumkan bergabungnya Luna Maya sebagai produser eksekutif film Desember Jani, sekaligus menguatkan proyek film yang
di gawangi oleh para perempuan, baik di jajaran pemeran, sutradara, produser, hingga produser eksekutif.
“Saat ruang interaksi semakin luas dan tak berbatas, termasuk dunia digital, maka kemampuan ‘berbicara’ & ‘mendengarkan’ are the muscle we need to exercise. Dan latihan di rumah bersama keluarga, idealnya menjadi tempat utama bagi anak dan remaja. Sayangnya keluarga tak pernah ideal, tidak terkecuali keluarga Jani.” Ujar produser Meiske
Taurisia.
“Desember Jani adalah film tentang sebuah keluarga yang tidak sempurna tapi masih mau mencoba. Bagaimana hubungan keluarga yang terkadang tidak selalu bisa mengatakan apa yang ingin di katakan. Rasanya berbicara jujur apa adanya, mungkin cara terbaik untuk mendekatkan kembali satu sama lain.” Tambah sutradara Ariani Darmawan.
Bagi Sigi Wimala, yang memerankan Winnie, seorang ibu kehilangan anaknya, mengungkapkan bahwa Desember Jani bisa menggambarkan tentang dinamika emosi empat Perempuan tiga generasi yang ada di dalam sebuah keluarga.
“‘Tidak semua yang pergi benar-benar hilang.’ Mungkin itu juga bisa menggambarkan bahwa yang pergi itu bisa jadi tidak selamanya, bisa jadi sementara. Apa yang terjadi di
keluarga ini adalah bentuk ekspresi cinta, dengan berbagai layer dan kompleksitas. Gengsi tapi rindu, namun lebih baik tidak bertemu. Semua itu rasanya ada di dalam keluarga dan itu yang tetap menjadikannya sebuah keluarga,” ujar Sigi Wimala.
Sementara itu, Luna Maya, yang bergabung sebagai produser eksekutif mengungkapkan antusiasmenya. Bagi Luna, film Desember Jani menjadi warna baru bagi perfilman Indonesia dan memberikan pengalaman baru untuknya.
“Saya merasa sangat senang bisa menjadi bagian dari produser eksekutif film Desember Jani. Sebuah film dengan warna lain yang hangat dari Palari Films, yang selama ini selalu menjaga kualitas filmnya di bioskop, dan berdaya saing di festival film internasional. Saya juga bangga menjadi bagian dari All Women Project ini,” ungkap Luna Maya.
Seluruh rangkaian perilisan teaser trailer, music video OST Kopi Kaleng, hingga pengenalan Luna Maya sebagai produser eksekutif dilakukan saat media gathering di ForkSteel, sebuah restoran 24 jam yang bergaya industrial yang baru di buka di Kuningan, Jakarta Selatan.
ForkSteel sendiri berada di bawah ekosistem Fork, sebuah grup F&B yang besar di Bandung, dan kini mengembangkan ekspansinya ke Jakarta.
Dukungan ForkSteel untuk film Desember Jani sendiri juga bukan tanpa alasan. Sebab, film ini sepenuhnya syuting di Bandung, dan kota ini menjadi napas selaras semangat kreatifitas Bandung antara Desember Jani dan ekosistem Fork yang lahir di Bandung.
Film ini mengangkat tema yang dekat dengan keseharian keluarga Indonesia. Dan jarak emosional antargenerasi, cinta yang hadir dalam diam, dan keberanian untuk memulai
kembali. Desember, Jani akan tayang pada akhir tahun 2026 di di bioskop.
(***)






