
trenddjakarta.com – Penemuan bahan bakar alternatif “Bobibos” berbahan dasar jerami menjadi kebanggaan bagi civitas akademika Universitas Djuanda Bogor. Inovasi ini di gagas oleh Mulyadi. Di mana beliau juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula.
Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia Unida, Uman Suherman, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai Mulyadi sebagai sosok yang mampu mengintegrasikan keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat melalui inovasi yang bermanfaat luas.
Menurutnya, penemuan bahan bakar nabati ini di harapkan dapat menjadi solusi energi alternatif sekaligus mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Bahkan, inovasi Bobibos di sebut telah menarik perhatian internasional. Dengan negara seperti Norwegia dan Timor Leste yang menunjukkan ketertarikan untuk memproduksinya.
Dalam waktu dekat, Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmão, di sebut akan meluncurkan bahan bakar tersebut di negaranya. Hal ini menjadi bukti bahwa inovasi dari akademisi Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Sementara itu, Bambang Widjojanto, dosen Unida sekaligus mantan pimpinan KPK, menilai kehadiran Bobibos sebagai solusi atas tantangan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ia menyoroti kondisi geopolitik global yang berdampak pada ketidakstabilan harga energi.
Menurutnya, pemanfaatan jerami sebagai bahan baku tidak hanya mendukung ketahanan energi, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan pangan nasional. Dengan luas lahan sawah Indonesia yang mencapai jutaan hektare, potensi pengembangan bahan bakar ini di nilai sangat besar.
Mulyadi menjelaskan bahwa produksi Bobibos dapat membantu mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah sekaligus menekan beban anggaran negara. Ia juga berharap adanya dukungan regulasi dari pemerintah agar produksi dapat di lakukan secara luas di dalam negeri.
Ia menambahkan, bahan bakar Bobibos berpotensi di jual dengan harga terjangkau. Yakni sekitar Rp7.000 per liter, sehingga dapat menjadi solusi energi yang ekonomis bagi masyarakat.
(Td/Ge)






