
trenddjakarta.com – Azzuhri Rauf selaku Ketua umum Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam cabang Jakarta Pusat dan Jakarta Utara serta seluruh anggota Organisasi HMI JAKPUSTARA melaksanakan kegiatan diskusi. Yaitu bersama Masyarakat dan beberapa tokoh Organisasi Masyarakat dalam Peringatan Menjelang 1 tahun pemerintahan Prabowo – Gibran.
Adapun pembahasan dalam Diskusi Publik ini ada beberapa capaian di beberapa sektor penting dalam satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih. Dan yang berhasil menghadirkan berbagai terobosan nyata di sejumlah bidang. Yaitu seperti dari sisi kesejahteraan rakyat Indonesia, tingkat kemiskinan Nasional menurun menjadi 8,47 persen. Dan ini merupakan angka terendah sepanjang sejarah Indonesia.
Kemudian tidak hanya masalah di atas saja. Saat ini pemerintah menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan terbuka juga turun menjadi 4,76 persen dan menjadi angka terendah sejak krisis 1998.
Lalu masuk pada kesejahteraan petani, terutama tanaman pangan, juga meningkatkan pertumbuhan yang signifikan yang di ukur dari salah satu indikatornya. Yaitu nilai tukar petani tanaman pangan. Sejak Badan Pangan Nasional memutuskan meningkatkan HPP (harga pembelian pemerintah) di awal tahun 2023, 2024 dan 2025. NTP tanaman pangan melonjak dari rata-rata sebelumnya hanya 98,5 (2021-2022) menjadi 107,61 (2023), 110,48 (2024) dan 109,45 (rata-rata hingga Agustus).
Dari Berbagai catatan ini akan berguna untuk memperbaiki kualitas kebijakan pemerintah ke depan. Orientasinya adalah mendorong roda pemerintahan yang efektif. Serta mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur sebagaimana amanat konstitusi.
Astacita sebagai janji kampanye Presiden Prabowo adalah rumusan target Kabinet Merah Putih sebagai perangkat kerja utama pemerintah. Aktualisasi teknokratis komprehensif tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029. Oleh karena itu Organisasi HMI JAKPUSTARA mengadakan kegiatan Diskusi Publik bersama Tokoh-tokoh Masyarakat untuk terus mendukung Kebijakan pada Pemerintahan Prabowo – Gibran agar mewujudkan dan terciptanya Indonesia Emas yang akan datang.
(Td/Su)





