


trenddjakarta.com, Jakarta, 10 November 2025 – Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional 2025, UNICEF, Kimberly-Clark Softex, Kimberly-Clark Foundation, dan Project HOPE meluncurkan inisiatif dua hingga tiga tahun senilai Rp74 miliar untuk memperluas akses kesehatan bagi lebih dari 4 juta perempuan, anak perempuan dan bayi di Indonesia.
Saat ini, kesehatan perempuan masih menjadi isu mendesak di seluruh dunia. Menurut WHO, setiap tujuh detik seorang perempuan atau bayi kehilangan nyawa saat atau setelah melahirkan. Sementara itu, sekitar 500 juta perempuan dan anak perempuan di dunia masih menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi. Dan juga fasilitas yang memadai untuk mengelola kesehatan menstruasi mereka. Forum Ekonomi Dunia menegaskan bahwa investasi pada kesehatan perempuan memberikan manfaat besar bagi kesehatan seluruh Masyarakat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap perempuan dan anak perempuan dapat tumbuh sehat dan berdaya.
Inisiatif ini berangkat dari realitas yang di hadapi anak perempuan dan ibu muda di Indonesia. Satu dari empat anak perempuan mengalami menstruasi pertama tanpa pengetahuan sebelumnya. Sebuah tantangan yang semakin berat karena minimnya fasilitas sanitasi yang responsif terhadap kebutuhan gender. Remaja perempuan lebih sering mengalami depresi dan cemas di bandingkan remaja laki-laki, dengan 35 persen menunjukkan tanda-tanda masalah kesehatan mental. Kehamilan dini dan kematian bayi juga masih menjadi perhatian serius. Pada tahun 2024, sebanyak 18 dari setiap 1.000 anak perempuan berusia 15 hingga 19 tahun tercatat telah melahirkan.
Pendanaan program ini akan fokus pada komunitas yang paling membutuhkan di Indonesia. Beberapa kegiatan utama mencakup edukasi kesehatan menstruasi dan penghapusan stigma bagi remaja perempuan, memperluas akses sanitasi yang aman, menyediakan layanan lengkap bagi ibu hamil dan bayi baru lahir. Memberikan dukungan kesehatan mental bagi para ibu serta memperkuat sistem kesehatan untuk meningkatkan layanan bagi kelompok paling rentan.
Melalui kolaborasi antara Kimberly-Clark Foundation, Project HOPE, serta kemitraan Kimberly-Clark Softex dengan merek Softex dan Sweety. Jutaan perempuan dan anak perempuan di Indonesia akan mendapatkan akses layanan kesehatan menstruasi dan kesehatan ibu yang lebih luas. Program ini memprioritaskan edukasi kebersihan menstruasi, perawatan bersalin yang bermartabat, dan dukungan kesehatan mental. Dengan pendekatan siklus kehidupan, inisiatif ini memberdayakan perempuan sejak masa remaja hingga kehamilan dan awal menjadi ibu. Melalui edukasi dan perawatan yang penuh kepedulian di Tangerang, Bandung, Sidoarjo dan Banyuwangi. Selama dua tahun ke depan, kemitraan ini menargetkan peningkatan kualitas hidup lebih dari satu juta perempuan, bayi dan anak perempuan di seluruh Indonesia.
Selama hampir lima tahun, Kimberly-Clark Softex dan UNICEF telah bekerja sama untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan perempuan serta anak perempuan di Indonesia. Kini, kerja sama tersebut berlanjut melalui inisiatif baru yang berfokus pada edukasi dan akses kebersihan menstruasi bagi anak perempuan. Serta juga kesehatan ibu bagi para ibu muda di Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur. Melalui kemitraan antara Kimberly-Clark Foundation, UNICEF, dan Kimberly-Clark Softex. Program ini menargetkan peningkatan kualitas hidup lebih dari tiga juta perempuan. Dan juga anak perempuan di Indonesia dalam tiga tahun ke depan.
Pengumuman kemitraan ini selaras dengan tema Hari Kesehatan Nasional 2025. Dan juga mendukung visi Indonesia Emas 2045 yang di canangkan pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Dan juga memberdayakan perempuan di setiap tahap kehidupan. Upaya kolaboratif ini juga memperkuat misi global Kimberly-Clark, Better Care for a Better World. Hal ini juga sejalan dengan strategi bisnis perusahaan, Powering Care. Dan akan berkontribusi langsung dalam mewujudkan ambisi global Kimberly-Clark untuk memberikan dampak positif kepada 1 miliar jiwa pada tahun 2030.(***)
