Sejumlah Ulama Bakal di Gandeng Kapolres Jak-Pus Guna Pencegahan Covid-19 di Jak-Pus

Trenddjakarta.com-Penyebaran COVID-19 kawasan Jakarta Pusat dinilai lebih terkendali. Penurunan pun terjadi di kawasan yang sebelumnya zona merah seperti RW 04, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menuturkan, sejak adanya Kampung Tangguh Jaya, kini kawasan padat penduduk tersebut menjadi zona oranye.

“Target kami jadi zona hijau,” kata Maulana kepada Merahputih.com di kawasan Kampung Tangguh Jaya RW 04, Mangga Dua Selatan, Senin (8/2/21). MeMaksimalkan Peran Kampung Tangguh Jaya Maulana menuturkan, di kawasan itu tinggal empat orang yang menjalani perawatan akibat COVID-19. “Tadinya 40 orang sejak awal COVID-19 sampai kini empat orang,” kata Maulana.

Lulusan AKPOL 2010 ini menuturkan, tiga pilar terus memberikan masker kepada warga untuk menumbuhkan kesadaran protokol kesehatan. Kali ini, ada 500 masker yang dibagikan.

“Kami juga membagikan sembako bagi warga isolasi mandiri dan satgas COVID-19 agar mereka tetap semangat,” jelas Maulana yang baru sehari menjabat sebagai kapolsek ini.

Pembagian masker di kawasan Kampung Tangguh Jaya RW 04, Mangga Dua Selatan, Senin (8/2/21). (Foto: MP/Kanugrahan)

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi sudah berkomitmen menekan angka penyebaran COVID-19 dengan mendirikan Kampung Tangguh.

Menurut Hengki, Kampung Tangguh Jaya yang digagas Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ini juga fokus terhadap pemulihan ekonomi dan kamtibmas dengan mengedepankan konsep empathy building.

Selain itu, tambahnya, dalam pencegahan penyebaran COVID-19 pihaknya bakal menggandeng sejumlah ulama di Jakarta Pusat.

Pasalnya, ulama bisa menggerakkan masyarakat untuk patuh dengan protokil kesehatan.

“Ulama itu bisa membantu menggerakkan masyarakat untuk lebih disiplin dan mematuhi protokol kesehatan,” tutup Hengki.(Rel/ull)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *